ACEH TAMIANG, fornews.co – Bantuan kemanusiaan dan tim relawan Universitas Sriwijaya (Unsri) untuk korban bencana banjir dan longsor tiba di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, Sabtu (13/12/2025).
Seperti diketahui, khusus untuk korban bencana banjir dan longsor di Aceh Tamiang, pihak Unsri tak hanya mengirimkan obat-obatan, air bersih, masker, sembako, dan perlengkapan ibadah saja.
Namun, ada tim medis yang terdiri dari dokter spesialis, dokter, perawat, dan apoteker, serta tim logistik.
Kepala Kantor Humas dan Protokoler Unsri, Dr Nurly Meilinda menyatakan, bahwa bantuan itu disalurkan setelah tim relawan Unsri melakukan pendataan dan survei kebutuhan di lapangan.
Penyalurannya, sambung dia, difokuskan ke sejumlah titik terdampak, mulai dari dapur umum, rumah sakit, masjid, hingga langsung kepada warga yang terdampak banjir.
“Untuk kebutuhan medis, Unsri menyalurkan sebanyak 14 dus obat-obatan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Aceh Tamiang,” ujar dia lewat keterangan resmi, Minggu (14/12/2025).
Nurly mengatakan, pihaknya membagikan masker dan menyalurkan air bersih kepada warga guna menjaga kesehatan masyarakat di tengah kondisi pascabanjir.
Untuk sembako, ada air bersih, beras, ayam, telur, tempe, santan, cabai merah, cabai hijau, cabai rawit, bumbu dapur, serta air mineral. Lalu, perlengkapan ibadah berupa Alquran dan mukena.
“Bantuan ini merupakan bentuk solidaritas, kepedulian, dan tanggung jawab sosial Unsri terhadap masyarakat yang terdampak bencana di wilayah Sumatera, khususnya Aceh,” kata dia.
Selain itu, ungkap Nurly, Unsri pun mengirimkan tim medis seperti dokter spesialis, dokter, perawat, dan apoteker untuk memberi pelayanan kesehatan secara langsung.
Ada 47 personel relawan yang terdiri dari 35 tenaga medis dan 12 petugas logistik. Mereka dijadwalkan bertugas dalam tiga periode keberangkatan, dengan masa tugas setiap periode selama 10 hari.
“Kami berharap kehadiran tim medis dan bantuan yang disalurkan dapat membantu meringankan beban masyarakat, serta mempercepat pemulihan pascabencana banjir di Aceh Tamiang,” ungkap dia.
Sementara sebelumnya, saat pelesapan tim relawan unsri di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang pada Kamis (11/12/2025) lalu, Rektor Unsri, Prof Dr Taufiq Marwa MSi mengingatkan para tim relawan, agar menjalankan tugas kemanusiaan dengan niat ikhlas untuk membantu. Meski dalam keadaan letih, dengan niat yang ikhlas tentu Allah akan mempermudah dan memberi pertolongan.
“Kita kirim tim yang sudah terbiasa melakukan kegiatan lapangan, kita yakin tim ini bisa bekerja maksimal sesuai kemampuan mereka masing-masing,” kata dia.
“Untuk tim relawan tetap jaga kesehatan agar proses membantu para korban berjalan dengan bak,” tandas dia. (kaf)

















