SEKAYU, fornews.co – Kepala Dinas TPHP Muba, Thamrin mengatakan, Taman Agro Inovasi TPHP bakal dijadikan destinasi wisata sekaligus tempat belajar para siswa khususnya di Muba.
Thamrin mengatakan, taman agro ini sengaja dibangun berkaitan dengan pelaksanaan Peda KTNA ke-13 di Muba, namun selanjutnya akan dijadikan media belajar siswa untuk mengenal lebih jauh tentang berbagai jenis sayur dan buah yang dikembangkan di taman tersebut.
“Memang kita bangun taman ini khusus untuk Peda KTNA, namun akan tetap kita pelihara untuk dijadikan tempat wisata, juga tempat belajarnya anak sekolah dari TK hingga perguruan tinggi,” kata Thamrin di sela acara Karya Wisata rangkaian kegiatan Peda KTNA di Taman Agro Inovasi Dinas TPHP Muba, Kamis (27/06).
Thamrin menuturkan, sebagian besar masyarakat Muba masih ada yang belum mengenal nama dan jenis tanaman seperti Sorgum dan Jagung Ketan yang baru ditanam di taman agro. Itu sebagai uji coba dan akan dijadikan percontohan.
Selain itu, dari luasan sekira 5 (lima) hektar, lahan tersebut ditanami bermacam buah, sayuran, tanaman toga, dan beberapa jenis bunga.
“Sejak dibuka, taman ini setiap harinya ramai dikunjungai masyarakat. Hari ini saja selain para peserta Peda KTNA, lebih dari 1000 warga berdatangan,” tuturnya.
Salah satu peserta Peda KTNA dari Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Banyuasin, Sulaiman mengaku sangat terkesan dengan taman agro tersebut. Ia mendapat banyak pelajaran terkait pengembangan perkebunan dan pertanian.
“Mengikuti Peda KTNA ini menjadi pengalaman yang sangat berarti bagi kami. Kami banyak mendapat informasi terutama pengembangan pariwisata yang berbasis sektor pertanian seperti pembangunan Taman Agro Inovasi ini,” ungkap Sulaiman.(bas)
















