PALEMBANG, fornews.co – Kemendagri bersama KPU akan mencari solusi terbaik bagi pemilih pemula di Pilkada Serentak 2018 yang belum memiliki e-KTP agar tetap bisa menyalurkan hak suaranya, Juni mendatang. Hal itu disampaikan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo usai menghadiri pelantikan IKA FISIP Unsri di Graha Sriwijaya Kampus Unsri Bukit Besar Palembang, Sabtu (31/3) siang.
Menurut Tjahjo, banyaknya masyarakat, apalagi pemilih pemula yang belum memiliki e-KTP memang dikhawatirkan akan menyebabkan tingkat partisipasi pemilih menurun pada penyelenggaraan Pilkada Serentak 2018. Pun demikian, Tjahjo meyakini pihaknya mampu mengakomodir masyarakat, khususnya pemilih pemula yang belum memiliki e-KTP agar tetap dapat menyalurkan hak suaranya.
Berdasarkan data, menurut Tjahjo, setiap tahun lebih kurang ada 15 juta penduduk yang masuk kategori dewasa dan wajib membuat e-KTP. Namun jumlah pemilih pemula yang memiliki hak pilih pada hari H pencoblosan Juni nanti lebih kurang berjumlah 2,2 juta jiwa.
“Saat ini mereka (pemilih pemula) belum merekam karena belum masuk 17 tahun, tapi pada saat hari H mereka sudah masuk katagori pemilih. Jadi kami pastikan kalau memungkinkan akan dilakukan perekaman cepat atau dengan surat keterangan yang bersangkutan untuk segera namanya terdaftar di TPS,” kata Tjahjo.
“Sosialisasi kita teruskan hingga ke daerah-daerah terpencil, sambil kita juga persiapkan blangko untuk 2,2 juta pemilih pemula ini supaya bisa digunakan di TPS pada Juni mendatang. Yang penting alamat pemilihnya jelas mulai dari RT, RW, kelurahannya, desanya apa, sehingga dapat memudahkan petugas yang mendatanya,” imbuhnya.
Agar pelaksanaan Pilkada mendatang berjalan sukses, Tjahjo mengingatkan pemerintah daerah dan KPU untuk terus berkoordinasi dengan baik. Menurutnya, tugas pemda membantu menjembatani KPU dalam menyukseskan pilkada.
“Kepolisian juga punya tugas penting dalam menjaga keamanan. Kalau Gakkumdu tugasnya menyelesaikan jika ada sengketa pada pilkada, termasuk juga teman-teman pers membantu mensosialisasikannya,” pungkasnya. (bas)

















