PALEMBANG, fornews.co – Sriwijaya FC memastikan gelar juara Piala Gubernur Kaltim 2018 usai menang 3-2 atas Arema FC, Minggu (4/3) malam. Meski pemain dalam kondisi kelelahan, namun strategi Rahmad Darmawan mampu meredam permainan Arema.
“Pada pertandingan hari ini ada kebiasaan yang kita ubah. Biasanya sejak menit awal kita langsung pressing, tapi khusus kali ini kita menunggu di sepertiga lapangan baru menekan,” ujar Pelatih Sriwijaya FC ini.
Menurut RD, pertimbangan strategi itu dilakukannya karena kebugaran fisik pemain yang tidak ideal. Sebab pemain cuma punya waktu istirahat satu hari sebelum final ini. Tentu hal itu membuat pemain cepat lelah.
“Sehingga kalau kita main dengan pressing game saya rasa kita tidak akan sampai di 90 menit karena tadi saja beberapa pemain mengalami kram. Sehingga memang dibutuhkan cara bermain yang berbeda dan efisiensi energi pemain,” tuturnya.
Dengan menunggu di sepertiga lapangan, lanjut RD, Beto dkk memiliki ruang di lini belakang Arema yang bisa dimanfaatkan kecepatan pemain-pemain SFC.
“Seperti gol kedua yang dibuat Beto umpan dari Abimanyu yang memanfaatkan space di lini belakang Arema. Saya akan terus memodifikasi strategi dan semakin mematangkan chemistry seluruh pemain untuk hasil yang lebih baik,” kata pelatih 51 tahun ini.
Pelatih timnas Indonesia U-23 di SEA Games 2011 dan 2013 ini menegaskan, kunci sukses SFC menjuarai PGK 2018 tak lepas dari rezeki yang dilimpahkan Allah SWT kepada tim ini.
“Jujur, kalau mau kalah sebenarnya SFC bisa kalah di semifinal kemarin. Menit 90 kurang 1 menit kita ketinggalan 2-3. Dan satu bola free kick deflection menyelamatkan kita. Itu kalau bukan rezeki dari Allah, saya pun gak bisa mengatur gol dari momen seperti itu. Itu semua sudah diatur Allah SWT,” tukasnya.
RD menambahkan, secara umum SFC bisa menguasai hampir seluruh lini permainan. Bahkan Arema bisa buat gol di laga ini murni karena kelengahan pemain SFC. “Tapi saya puas dengan progres yang ditunjukkan pemain sampai dengan hari ini. Trofi ini hanya satu starting point bagi kita dan tentu akan ada evaluasi dan instropeksi untuk persiapan di Liga 1,” ucap pensiunan Pamen TNI AL ini. (ije)

















