PALEMBANG, fornews.co – Tak sekedar mempererat silaturahmi Forkopimda, namun dibalik pertandingan eksibisi legenda bulutangkis yang digelar Polda Sumsel dan PBSI, terselip misi Kapolda Sumsel Irjen Pol Firli Bahuri.
Ternyata Firli begitu peduli dengan perkembangan olahraga khususnya bulutangkis. Sebab Firli menilai olahraga satu ini sudah sering dan konsisten menjaga tradisi prestasi untuk mengharumkan nama Indonesia di mata internasional.
“Saya pribadi mengundang kawan-kawan pebulutangkis nasional yang memang sudah memiliki prestasi mendunia. Karena bulutangkis ini menjadi (cabor) andalan kita (Indonesia),” ujar Firli usai pertandingan eksibisi di GOR Dempo, Jakabaring Sport City, Jumat (04/10).
Dengan menghadirkan pemain maupun mantan pemain bulutangkis berprestasi ini, Firli berharap bisa menarik minat anak-anak muda untuk mendalami olahraga bulutangkis. Sementara bagi atlet-atlet bulutangkis yang tengah merintis karier, momen ini diharapkan menjadi suntikan moral dan semangat mereka.
“Hari ini mereka saya undang untuk mengenalkan bagaimana bermain bulutangkis secara profesional. Harapan saya kedepan ada generasi penerus Mohammad Ahsan dan Debby Susanto yang kebetulan berasal dari Palembang dan atlet nasional lainnya. Kita ingin ada lagi putra putri Sumatra Selatan yang punya prestasi dunia,” tegas Firli.
Mohammad Ahsan adalah pemain bulutangkis ganda putra kelahiran Palembang. Dengan partnernya Hendra Setiawan, Ahsan sukses meraih berbagai gelar internasional. Tiga kali juara dunia (2013, 2015, 2019), dua kali juara All England (2014, 2019), medali emas Asian Games 2014, merupakan sederet prestasinya.
Sementara Debby Susanto merupakan pebulutangkis putri yang juga kelahiran Palembang. Tak hanya level nasional, Debby juga meraih prestasi di berbagai kejuaraan internasional. Adapun capaian terbaik Debby yaitu saat menjuarai All England 2016 nomor ganda campuran berpasangan dengan Praveen Jordan.
Untuk menggapai prestasi tinggi tersebut, tentu tidak bisa dilakukan seorang diri. Harus terjalin sinergi yang baik dari semua pihak baik sektor swasta, pemerintah, pelatih, atlet, pengurus PBSI.
“Saya melakukan ini untuk memancing minat anak-anak muda kita memiliki rasa kecintaan pada bulutangkis. Kegiatan ini sebagai trigger untuk pengurus PBSI Sumsel supaya memiliki prestasi,” tukasnya. (ije)

















