KAYUAGUNG, fornews.co – Penyalahgunaan senjata api kembali terjadi di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), tepatnya di Desa Sungai Pasir, Kecamatan Cengal, Selasa (02/07) sore. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Kapolres OKI, melalui Kapolsek Cengal, Iptu Eko Suseno mengungkapkan, aksi penembakan bak “koboi” ini diduga dilakukan oleh Iteng (20). Di mana, dugaan awal motif dari aksi pelaku, yakni terbakar api cemburu karena korban mengajak teman wanitanya menonton orgen tunggal (OT).
“Korban saat itu dalam perjalanan pulang dari Dusun Talang Jaya, ke Desa Sungai Pasir, bersama tiga rekan wanitanya dengan dua motor dan dihadang oleh pelaku,” ujar Iptu Eko, Rabu (03/07).
Dirinya menuturkan, pelaku sempat dua kali menghadang korban dan tiga rekan wanitanya tersebut. Pertama pelaku menghadang korban saat melintas di jalan dekat kebun sawit milik PT RPP.
Pelaku yang menggunakan tutup kepala, dan membawa senjata api rakitan laras pendek ini, langsung mendekati korban dan menembakkan senpi tersebut ke arah korban. Namun senpi tersebut tidak berfungsi, dan terjadi perkelahian antara pelaku dan korban.
“Korban berhasil merebut senjata api milik pelaku. Setelah berhasil merebut senpi milik pelaku, kemudian korban membiarkan pelaku pergi dan korban bersama rekannya melanjutkan perjalanan,” jelasnya.
Akan tetapi, saat melanjutkan perjalanan sebelum sampai rumah, pelaku kembali menghadang korban. Saat korban masih di atas motor pelaku kembali menodongkan senjata apinya ke korban.
Pada saat bersamaan, rekan wanitanya yang berboncengan dengan korban, Dina mencoba menghalangi pelaku dan meminta agar pelaku tidak menembak. Korban langsung turun dari sepeda motor dan kembali berusaha merebut senpira milik pelaku.
“Tapi saat itu pelaku langsung menembakkan senpiranya ke arah korban dan mengenai paha kanan korban. Selanjutnya korban lari dan berlindung di balik pohon, karena menurutnya pelaku akan kembali menembak,” ujarnya.
Letusan dari senpira milik pelaku ini, ternyata terdengar oleh warga. Seketika warga langsung berdatangan ke TKP, sementara pelaku berlari ke arah perkebunan. Hingga saat ini pelaku masih dalam pengejaran polisi.
Masih kata Kapolsek, pihaknya kini terus mencoba untuk menenangkan keluarga korban, agar menyerahkan masalah ini ke pihak kepolisian dengan membuat laporan polisi. (rif)

















