SEKAYU, fornews.co – Di tengah berbagai upaya antisipasi dan penanganan wabah Covid-19, masyarakat didorong tetap kreatif dan produktif. Meski diimbau untuk bekerja, belajar dan ibadah di rumah, bukan berarti tak ada yang bisa dikerjakan selain hal tersebut.
Dekranasda Kabupaten Musi Banyuasin pun mencoba mewadahi kreatifitas masyarakat yang “terkekang” karena tidak leluasa keluar rumah belakangan ini. Adalah lomba desain Gambo Muba yang merupakan kain khas dari Bumi Serasan Sekate. Lomba ini digelar dan digagas langsung inisiator jumputan Gambo Muba, Thia Yufada.
Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Muba, Thia Yufada Dodi Reza mengatakan, lomba desain ini terbuka bagi siapa saja, tidak hanya warga Muba. Bahkan kalau ada peserta dari luar negeri yang mau ikut serta, panitia tidak membatasinya. Selain itu, untuk mengikuti lomba ini para peserta tidak perlu keluar rumah. Sebab untuk mendaftar pada lomba desain ini, peserta cukup mengakses di website http://dekranasdakab-muba.id.
“WNI atau WNA boleh ikut. Syarat umum lomba ini merupakan karya peserta perorangan dan karya yang diikutkan juga harus orisinil. Peserta tinggal mengisi pendaftaran secara online, jadi gak perlu keluar, cukup di rumah aja,” kata Thia.
Thia pun memberikan bocoran desain Gambo Muba yang mendapat penilaian lebih. Desain itu harus bisa diaplikasikan pada berbagai platform seperti pada kain, kertas daur ulang, dan material lainnya.
“Karya pemenang akan menjadi hak milik panitia. Untuk info lebih lanjut bisa menghubungi kontak yang tertera di website,” terangnya.
“Ada hadiah puluhan juta rupiah uang tunai bagi pemenang lomba desain motif Gambo Muba nantinya. Bagi Juara I mendapatkan Rp15 juta, Juara II Rp12 juta, Juara III Rp10 juta. Sedangkan Juara Harapan I mendapat Rp7,5 juta, Juara Harapan II Rp6 juta, dan Juara Harapan III berhak atas hadiah uang tunai sebesar Rp5 juta,” imbuh peraih penghargaan Perempuan Inovatif 2019 itu. (ije)
















