PALEMBANG, fornews.co – Jajaran pelatih Menembak Indonesia terus mematangkan timnya menjelang pembukaan Asian Games 2018. Terutama pada sisi mental atlet agar lebih fokus dan punya ketenangan saat bertanding.
Pada cabang menembak, atlet Indonesia akan turun di semua nomor pertandingan, dengan kekuatan 30 atlet, 22 putra dan 18 putri. Kemudian 7 orang pelatih.
Manajer Menembak Indonesia, Zarozawato Zai mengaku optimis dapat memenuhi perolehan medali emas yang ditarget pemerintah pada Asian Games 2018.
“Semua atlet punya kemampuan. Kita hanya butuh perbaikan psikologi para atlet saja di sisa waktu yang ada. Ini hanya faktor psikologis saja,” ungkap Zarozawato dibincangi wartawan di Venue Menembak JSC Palembang, Rabu (15/8).
Zarozawato mengatakan, dari 20 nomor yang diikuti, tentunya semua atlet punya potensi untuk meraih medali, baik emas, perak dan medali. Hanya saja, ia enggan menyebutkan nomor yang berpeluang meraih emas.
“Atlet tidak kita bebankan untuk meraih medali, tapi kita tetap optimis bisa memenuhi target yang diberikan pemerintah,” kata Zarozawato.
Sejauh ini, kata Zarozawato, kompetitor untuk meraih medali emas cabang menembak adalah China, Korea Selatan, Jepang dan India. Karena ketiga negara ini telah fokus melakukan pemusatan latihan sejak jauh-jauh hari.
“Persiapan kita untuk Pelatnas Asian Games ini baru dimulai sejak Januari lalu, dan ada tambahan 2 bulan. Tetapi bukan berarti kita sulit untuk mendapatkan medali,” tegas Zarozawato.
Di akhir wawancara, Zarozawato mengatakan jika faktor cuaca Palembang bisa menjadi lucky bagi tim Indonesia. Apalagi sudah mengenal venue lebih dulu dari atlet negara lain.
“Cuaca di Palembang cukup panas, berbeda dengan Jakarta. Kita berharap yang sudah berada di Palembang sejak 7 Juli lalu menjadi faktor keberuntungan buat atlet kita,” tandasnya. (bas)

















