PALEMBANG, fornews.co – Tim beregu putra sepak takraw Indonesia akan berhadapan dengan Malaysia pada laga final Asian Games 2018, Selasa (28/8). Indonesia diharapkan dapat menjaga mental bermain seperti saat mengalahkan Korea Selatan di semi final.
Manajer tim, I Ketut Gede Wijatmika mengatakan, lolosnya Indonesia ke partai puncak tak terlepas dari dukungan seluruh masyarakat Indonesia, dan tentunya perjuangan atlet itu sendiri. Pada semi final, Senin (27/8), Indonesia sukses menyingkirkan Korsel dengan skor, 21-19, 21-16 atau menang dua set langsung.
“Hasil catatan kita tadi, Korea (Selatan) memang di bawah kita, tinggal lagi mental bertanding. Alhamdulillah, tadi anak-anak mental bermainnya bagus. Mental itu perlu, kalau mental gak ada, bisa berpengaruh, ini akan kita doktrin terus sebelum final besok,” kata I Ketut Gede Wijatmika dalam keterangan pers, Senin (27/8).
Untuk menghadapi Malaysia di final besok, I Ketut Gede Wijatmika menegaskan jika Abdul Halim dan kawan-kawan harus fokus dan menjaga konsentrasi sepanjang pertandingan.
“Masing-masing punya kelebihan dan kelemahan, terutama masalah tekong, ini akan kita evaluasi, jangan sampai atlet melakukan kesalahan sendiri,” tuturnya.
Sementara itu, pesepak takraw Abdul Halim menganggap tim sepak takraw Malaysia adalah salah satu kompetitor terberat pada Asian Games ini. Untuk menaklukkannya, menurut Abdul Halim mereka harus punya semangat juang yang tinggi serta mental yang baik.
“Lawan Malaysia kami harus punya spirit fighting, karena tiada daya upaya tanpa itu, hanya itu yang harus tetap dijaga. Target kami besok, saya tidak mau bilang emas, yang jelas target kami memberikan yang terbaik,” katanya.(bas)

















