YOGYAKARTA, fornews.co—Sebanyak 9.800 dosis vaksin Covid-19 pada tahap pertama telah diterima oleh Kota Yogyakarta. Sebanyak 4.753 tenaga kesehatan di Kota Yogyakarta diprioritaskan menerima vaksinasi Covid-19.
Sebagai percontohan, sejumlah tokoh di Yogyakarta telah divaksin Covid-19 agar nantinya masyarakat tidak takut terhadap vaksinasi Covid-19.
“Jangan sampai setelah divaksin tidak melaksanakan protokol kesehatan,” imbau Wali Kota Yogyakarta, di Rumah Sakit Pratama, Jum’at (15/1/2021).
Wali Kota Yogyakarta, Haryadi Suyuti, mengajak masyarakat Yogyakarta untuk turut menyukseskan program vaksinasi Covid-19 sebagai upaya mengurangi transmisi Covid-19.
Namun, Wali Kota Yogya dan Kepala Kejaksaan Negeri Yogyakarta Gatot Guno Sembodo, tidak termasuk yang divaksin Covid-19 karena tidak memenuhi kriteria kesehatan.
Kriteria yang masuk vaksinasi Covid-19 harus sehat, tidak memiliki penyakit bawaan, dan berusia 18-59 tahun.
“Tentu sedih karena vaksin Covid-19 membawa harapan kebaikan. Kriteria saya tidak memenuhi vaksin Covid-19 masuk ke tubuh saya,” ungkap Wali Kota Yogya, Haryadi Suyuti.
Wali Kota Yogya itu mengatakan akan memperbaiki diri dengan harapan kesehatannya dapat kembali membaik dan bisa ikut divaksin Covid-19 pada tahap berikutnya.
Program vaksinasi Covid-19 tahap pertama yang dilaksanakan pada Jum’at, 15 Januari 2021, diikuti oleh sejumlah pejabat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda), tokoh perwakilan agama, dan organisasi kesehatan Kota Yogyakarta.
Deretan pejabat yang menerima vaksinasi Covid-19 itu di antaranya, Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi, Kapolresta Yogyakarta Kombes Pol Perwadi, Kepala Pengadilan Negeri Yogyakarta Frida Aryani, Wakil Ketua II DPRD Kota Yogyakarta Dhian Novitasari, Kepala Dinas Kesehatan Kita Yogyakarta Emma Rahmi Aryani, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Yogyakarta Nur Abadi, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Yogyakarta Abdul Alim dan sejumlah tokoh agama se-Kota Yogyakarta. (adam)

















