YOGYAKARTA, fornews.co--Tempat menarik lain versi Fornews Jogja ada di kawasan Jembatan Sabo Dam Bronggang, Argomulyo, Cangkringan, Kabupaten Sleman, DIY.
Tapi, tempat ini tidak direkomendasikan sebagai tempat wisata karena termasuk tempat rawan bahaya.
Tempat ini menjadi Pos istirahat bagi para pesepeda dari berbagai daerah di DIY, maupun Jawa Tengah.
Sore mendekati senja. Sungai Gendol di Cangkringan, Sleman, terlihat lebih berbeda dari biasanya.
Sesampainya di tempat ini para pesepeda biasanya langsung menyerbu warung atau angkringan.
Sebuah angkringan berjarak sepuluh langkah dari Watu Gajah ramai dikunjungi pesepeda.
Para pesepeda biasanya segera melepas lelah sambil wedangan menikmati pemandangan Gunung Merapi.
Namun, bisa dipastikan truk-truk bermuatan pasir setiap menit terlihat melintas.
Jembatan Bronggang merupakan jalur lintas truk tambang pasir.
Truk-truk tambang Golongan C itu memuat pasir dari lokasi tambang yang berada di Cangkringan bagian atas beberapa kilometer dari puncak Merapi.
Dari Jembatan Bronggang ini Gunung Merapi juga terlihat indah. Apalagi jika sedang cuaca cerah, Merapi terlihat bagai tersapu awan.

Di hari libur, tempat ini ramai sejak pagi hingga sore.
Pada hari libur seperti tanggal merah, misalnya, tempat ini bahkan bisa dipadati masyarakat.
Kebanyakan dari mereka yang datang ke tempat ini mengaku mencari hiburan murah meriah.
Mereka tidak perlu mengeluarkan uang banyak untuk menyenangkan diri hanya sekadar berlibur, atau jalan-jalan.

Salah satu daya tarik di tempat ini adalah batu besar yang dinamakan Watu Gajah.
Dinamakan Watu Gajah karena batunya berukuran besar berada di tengah jalan.
Pesepeda banyak yang menyempatkan berswafoto.
Batu itu merupakan sisa aliran piroklastik terbesar erupsi Merapi yang terjadi pada tanggal 5 November 2010.
Baca: Merapi Memerah di Waktu Senja
Aliran piroklastik mengalir ke Sungai Gendol sejauh 15 kilometer dari puncak Gunung Merapi.
Aliran itu menyebabkan kerusakan dan mengakibatkan korban jiwa.
Kerusakan lain yang ditimbulkan oleh aliran piroklastik itu di antaranya: korban ternak, kerusakan permukiman, dan kerusakan lahan pertanian.
Setelah bencana berlalu, Watu Gajah atau Batu Gajah, menjadi tetenger (monumen) erupsi Merapi tahun 2010.

Kali Gendol merupakan salah satu jalur aliran lahar Gunung Merapi yang paling parah mengakibatkan kerusakan.
Hampir di sepanjang bantaran Sungai Gendol luluh-lantak, termasuk penduduk yang di sepanjang sungai itu.
Sungai ini bsewaktu-waktu terkirim material dari Gunung Merapi. Terlebih jika di puncak Merapi sedang hujan deras.
Dari berbagai dokumentasi dan catatan, Sungai Gendol merupakan kawasan berbahaya sehingga masuk dalam kawasan rawan bahaya.

Selain menikmati Gunung Merapi saat menjelang senja, di bagian bawah Sabo Dam, terdapat wahana adventure lokal untuk anak-anak.
Anak-anak bisa bermain ATV dengan medan yang alami.
Tapi ingat, tempat ini bukan tempat wisata yang direkomendasikan.
Dari Kota Yogyakarta bisa ditempuh melewati Jalan Kaliurang, Jalan Solo, atau dari Maguwoharjo, tembus ke Jalan Cangkringan. Selamat berlibur. (adam)

















