PALEMBANG, fornews.co – Mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19, Pemprov Sumatra Selatan kembali menyiapkan wisma atlet Jakabaring Sport City (JSC) sebagai fasilitas ruang isolasi.
“Ini upaya kita menyikapi fluktuasi penambahan angka Covid-19 di Sumsel. Ada 64 kamar yang disiapkan dengan masing-masing kamar ada 3 tempat tidur, artinya 193 tempat tidur yang disiapkan. Mulai hari ini mulai kita buka wisma atlet untuk penanganan kasus Covid-19 ringan,” ujar Gubernur Sumsel, Herman Deru saat meninjau langsung kesiapan wisma atlet di Jakabaring Sport City (JSC), Palembang, Rabu (12/5/2021).
Deru mengatakan, saat ini ada 718 tempat tidur untuk karantina pasien Covid-19 yang ada di Kota Palembang. Dengan adanya penambahan tempat tidur di wisma atlet tersebut, maka jumlah ketersediaan tempat tidur di kota Palembang mencapai 910 tempat tidur.
“RSMH juga siap menambah 100 tempat tidur lagi untuk penanganan Covid-19 ini. Dengan tambahan tersebut, tentu ketersediaan tempat tidur ini lebih dari 1.000. Mudah-mudahan dengan adanya ketersediaan tempat tidur ini, kekhawatiran kita soal data Bed Occupancy Ratio (BOR) ini dapat terjawab,” terangnya.
Deru menyampaikan, saat ini angka BOR di Sumsel sebesar 53 persen. Angka tersebut di bawah ambang batas yang ditetapkan sebesar 70 persen.
“Hari ini angka BOR Sumsel 53 persen. Jauh dari ambang batas Permendagri sebesar 70 persen. Namun angka 53 persen itu belum termasuk jumlah penambahan kamar yang saat ini dilakukan. Mudah-mudahan pada evaluasi Selasa nanti angka BOR Sumsel bisa mencapai 30 persen,” katanya.
Meski penanganan Covid-19 di Kota Palembang disiapkan sedemikian rupa, Deru mengimbau agar rumah sakit di kabupaten dan kota di Sumsel tidak langsung mengirimkan pasiennya yang terpapar Covid-19 ke Palembang.
“Sebisanya kabupaten dan kota mengatasi dulu dan jangan langsung dirujuk ke Palembang. Sebab, kasihan dengan Kota Palembang karena itu akan berdampak pada perhitungan zona dan masuk akumulasi jumlah kasus Covid-19 di Palembang,” tuturnya.
Di sisi lain, Deru mengakui adanya mutasi Covid-19 B1617 terdeteksi di Palembang. Hal itu membuktikan bahwa petugas terkait melakukan pemeriksaan.
“Itu artinya kita memang melakukan pemeriksaan, tidak ada yang ditutupi. Alhamdulillah sejauh ini tidak ada gejala yang mengkhawatirkan. Namun untuk pemeriksaan varian baru Covid-19 itu ada 8 kriteria. Salah satunya jika cycle threshold (CT) di bawah 20 maka kita lakukan pemeriksaan. Yang jelas saat ini upaya penanganan Covid-19 di Sumsel menunjukkan hasil positif,” pungkasnya. (ije)

















