PALEMBANG, fornews.co – Kantor Gojek Indonesia (GI) Cabang Palembang di Jalan Basuki Rahmat dipadati puluhan driver online. Mereka menyampaikan aspirasi terkait beberapa persoalan yang merugikan driver online.
Sekjen Asosiasi Driver Online (ADO) Sumsel Malwadi mengatakan, para driver online datang untuk menuntut beberapa hal, pertama, agar pihak GI memberikan santunan kepada keluarga driver online yang sampai saat ini belum diketemukan atas nama Tri Widyantoro. Kedua, GI agar meninjau ulang tentang pemberlakuan poin yang ada di Palembang dari 6-13-18 dan mengembalikan poin ke awal 7-10-13. “Karena dengan poin 13 saja kami jam 10 malam baru pulang ke rumah. Apalagi naik ke 18,” katanya.
Selanjutnya, kata Malwadi, driver online juga meminta kepada GI agar tidak melakukan suspend sepihak. Kalau memang ditemukan driver online yang melanggar, harusnya diberikan surat peringatan terlebih dahulu.
“Kami juga meminta GI memperketat akun penumpang untuk melindungi driver yang saat ini banyak menjadi sasaran kejahatan oknum penumpang. Mungkin dengan dilampirkan foto KTP penumpang dan jangan cuma nomor ponsel saja. Selain itu kami juga meminta pemutihan akun driver yang suspend. Kami tunggu jawaban GI pusat paling lambat 2 April 2018,” tukasnya.
Kepala Gojek Indonesia Cabang Palembang Petrus Carel Prihandoko mengharapkan Gojek Palembang dan mitra sekalian, bisa tetap bergandengan tangan, maju bersama, dan sukses bersama. “Saya segera menerima aspirasi dari teman-teman sekalian dan berkoordinasi dengan manajemen pusat,” ucapnya seraya masuk ke kantor. (ije)

















