PALEMBANG, Fornews.co – Sebanyak 11 santri dari Pesantren Gontor, Jawa Timur (Jatim) harus dikarantina di Rumah Sehat Palembang. Lantaran, melakukan kontak dengan salah satu santri yang memiliki gejala Corona atau COVID-19.
Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Sumsel, Yusri mengatakan hari ini ada sebanyak 224 santri dari Pesantren Gontor, Jatim yang kembali ke Sumsel. Dimana, 66 santri melalui Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang sedangkan sisanya 158 santri melalui jalur darat.
Setibanya di Palembang, sebanyak 171 santri ini langsung dilakukan pengecekan secara rapid tes dan didapati salah satu santri positif COVID-19. Namun, hasil rapid tes ini tidak terlalu spesifik sehingga satu santri ini masih dikategorikan sebagai Orang Dalam Pemantauan (ODP).
“Santri yang hasil rapid tes nya positif ini mengalami beberapa gejala dan dalam kondisi yang sakit,” katanya saat memberikan keterangan pers, Senin (13/04).
Setelah dilakukan penelusuran, pasien yang hasil rapid tesnya positif ini melakukan kontak dengan 11 santri lainnya sehingga ke-11 santri lainnya harus dikarantina di rumah sehat Palembang dan ditetapkan juga sebagai Orang Dalam Pemantauan (ODP).
Nantinya, ke-12 santri ini akan menjalani uji swab untuk mengecek, apakah memang positif atau tidak. Jika hasil uji swab didapati negatif maka si pasien dengan 11 santri lainnya diperbolehkan untuk pulang. Namun, jika hasil uji swab positif maka akan diisolasi.
“Satu santri yang hasil rapid tesnya positif ini dirawat di RS Siti Fatimah, sedangkan 11 santri menginap di rumah sehat. Kemudian, 158 santri sudah dipulangkan,” singkatnya. (lim)

















