PALEMBANG, fornews.co-Ketua DPD I Golkar Sumsel, Dodi Reza Alex menyatakan, telah menerima Surat Keputusan (SK) dari Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Golkar, Lodewijk Freidrich, tentang komposisi dan personalia DPD Partai Golkar Sumsel 2020-2025.
Hanya saja, ungkap Dodi, Sekjen DPP Golkar menyampaikan tidak bisa melakukan pelantikan dengan waktu dekat ini, karena keadaan yang memang tidak memungkinkan.
“Jadi pelantikan ini bisa diundur, tetapi dengan SK itu kepemimpinan Partai Golkar Sumsel sudah bisa berjalan. Termasuk melakukan konsolidasi internal dan menegakkan disiplin kepada kader partai. Ya disiplin dalam semua, ada aturan partai yang harus di tegakkan, ada AD/ART ada PDLT, prestasi, dedikasi, loyalitas, tidak tercela, itu sudah jelas dalam domain Partai Golkar,” ungkap dia, usai menyerahkan donasi fasilitas dan sarana pencegahan COVID-19 di Kantor Partai Golkar Sumsel, Senin (13/4).
Dodi menjelaskan, terkait semua yang terjadi pada Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Sumsel beberapa waktu lalu itu sudah berakhir.
“Artinya, pada saat musda berakhir diketok dan diberikan pataka serta penetapan ketua terpilih, saya kira sudah selesai. Saya tidak menganggap hal itu dinamika. Maksudnya, begitu keputusan sudah diketuk oleh pimpinan DPP, saya kira itu sudah selesai,” jelas dia.
Apapun yang terjadi sebelum itu, terang Dodi, merupakan hal wajar dalam sebuah proses organisasi. Apalagi saat musda tidak sampai membolak-balik meja. “Tapi saya kira, begitu sudah diketok itu sudah selesai. Sudah clear,” terang dia.
“Saya sudah minta pada Sekjen untuk segera mengadakan konsolidasi seluruh kader Partai Golkar di Sumsel yang lewat biar lewat, itu sudah selesai. Sekarang di bawah gerbong DRA, insyaallah Golkar akan berbuat dan berbakti pada masyarakat lebih baik lagi,” tandas dia. (aha)
















