SEKAYU, fornews.co – Guna mengintensifkan koordinasi semua pihak dalam perencanaan pembangunan di tingkat kecamatan, Kecamatan Lalan menyelenggarakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tahun 2021 yang dilaksanakan di Balai Desa Bandar Agung, Senin (8/2/2021).
“Kami meminta agar lebih intensif dalam berkoordinasi membangun perencanaan secara lebih baik dan saling bersinergi, saling berkaitan, memiliki daya ungkit, serta memiliki indikator yang jelas dan terukur, demi terwujudnya peningkatan pembangunan yang maksimal khususnya di Kecamatan Lalan,” ujar Sekda Muba Apriyadi saat membuka Musrenbang Kecamatan Lalan Tahun 2021.
Menurut Apriyadi, di tahun sebelumnya, Bupati Muba Dodi Reza Alex telah melakukan berbagai pembangunan infrastruktur di Kecamatan Lalan sebagai daerah perairan dan kecamatan terjauh dari pusat kabupaten. Bangunan itu antara lain jembatan, akses jalan, dan penuntasan jaringan listrik bekerja sama dengan PLN.
Tak hanya Musrenbang, Apriyadi dan rombongan pejabat Pemkab Muba juga melakukan rapat program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD). Program TMMD menyasar pembangunan dan membangkitkan partisipasi masyarakat membangun wilayahnya.
“Melalui TNI Manunggal Membangun Desa ini diharapkan akan tercapai sasaran fisik dengan meningkatnya roda perekonomian daerah, lalu daerah terbuka, isolasi antar desa tak ada lagi. Sedangkan untuk non fisik, diarahkan dapat mendorong tumbuhnya inovasi dan kreativitas masyarakat desa guna meningkatkan kualitas hidup dalam membangun daerah,” katanya.
Apriyadi menyampaikan, untuk prioritas pembangunan tahun 2022 di Kecamatan Lalan adalah perbaikan tata kelola air saluran yang berkaitan dengan peningkatan produksi pertanian.
“Serta akan ada jalan poros utama di Kecamatan Lalan yang akan diawali dengan program TMMD serta karya bakti TNI tahun 2021 dan 2022,” terangnya.
Kepala Bappeda Muba, Iskandar Syahrianto mengatakan, pelaksanaan Musrenbangcam adalah tahapan penting dalam penyusunan RKPD Kabupaten Muba tahun 2021, yang bertujuan membahas dan menyepakati usulan rencana kegiatan pembangunan desa/kelurahan yang menjadi kegiatan prioritas pembangunan di wilayah kecamatan yang bersangkutan. Kemudian membahas dan menyepakati kegiatan prioritas pembangunan di wilayah kecamatan yang belum tercakup dalam prioritas kegiatan pembangunan desa.
“Dan menyepakati pengelompokan kegiatan prioritas pembangunan di wilayah kecamatan berdasarkan tugas dan fungsi Perangkat Daerah kabupaten,” tutur Iskandar.
Iskandar menjelaskan, kegiatan konstruksi di Kecamatan Lalan pada tahun anggaran 2021 ada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muba. Cakupannya rehabilitasi sedang atau berat ruang kelas SDN Mandala Sari, dan SMPN 1 Lalan.
Pada Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman di antaranya peningkatan jalan RT 12 Dusun 5 Desa Mulya Agung dengan cor beton, peningkatan jalan Dusun IV Desa Tri Mulya dengan cor beton, pembangunan jalan setapak di lorong Pondok Pesantren Roudhatul Munta’alimin Desa Bandar Agung, jalan setapak di RT 9 dan RT 16 Desa Mulya Jaya, jalan setapak Dusun 2 RT 029 Desa Sri Gading, jalan setapak RT 006 RW 002 Desa Bandar Agung, dan pembangunan jalan setapak Dusun 4 RT 010 Desa Mulya Agung.
“Selain itu ada pembangunan Stadion Mini Sepak Bola Kecamatan Lalan yang ada dalam kegiatan Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Muba. Secara keseluruhan kegiatan konstruksi termasuk jalan di Kecamatan Lalan dianggarkan senilai Rp44.781.168.000,” terangnya.
Kepala Dinas PUPR Muba, Herman Mayori menambahkan, untuk kegiatan pembangunan infrastruktur jalan di Kecamatan Lalan di antaranya Peningkatan Ruas Jalan dari Desa Sukajadi – Kantor Camat Kecamatan Lalan, pembangunan Jalan Dari Desa Suka Makmur – Bumi Agung – Agung Jaya – Mandala Sari – Sri Gading – Bandar Agung – Sukajadi – Mulya Jaya – Sri Karang Rejo – Tri Mulya Agung – Mulya Agung – Perumpung Raya – Karang Rejo tergabung dalam Program TMMD TA 2021, dan peningkatan Jalan dari Desa Sari Agung RT 01 Ujung menuju Desa Suka Jadi RT 18 dengan beton pada kegiatan di Dinas PU PR.
“Program TMMD di Kecamatan Lalan berdasarkan laporan dari Dandim 0401 Muba total anggaran sebesar Rp15 miliar. Diperuntukkan pembangunan jalan sepanjang 27,9 km, pembangunan 2 jembatan komposit dan 4 box culvert,” katanya. (ije)

















