PALEMBANG, fornews.co – Sebanyak 22 mahasiswa Universitas Bina Darma (UBD) Palembang, yang menjadi korban ambruknya selasar lantai II tower 2 BEI Jakarta tetap berada di rumah sakit Jakarta untuk menjalani operasi. Sedangkan 40 mahasiswa lainnya dipulangkan, Selasa (16/1) sore.
“22 mahasiswa yang akan dioperasi itu mengalami luka cukup parah, seperti luka di kepala dan sebagainya. Sebagian mahasiswa sudah dilakukan operasi sejak semalam dan rencananya operasi akan dilanjutkan juga hari ini,” kata dosen Fakultas Ekonomi UBD, Rabin Ibnu Zainal, Selasa (16/1).
Sedangkan, kata Rabin, 40 mahasiswa yang dipulangkan ini hanya mengalami luka ringan dan kondisinya sudah jauh lebih baik. Mereka didampingi dosen pembimbing sebanyak 2 orang saat terbang ke Palembang. “Biaya pemulangan ini ditanggung pihak UBD, yang nantinya akan dikoordinasikan dengan pihak Bursa Efek Indonesia (BEI),” jelasnya.
Dia menambahkan, saat ini pihaknya juga sudah memberangkatkan orang tua dari 22 mahasiswa tersebut untuk mendampingi selama perawatan. “Jadi hampir seluruh korban yang masih dirawat sekarang itu didampingi orang tua mereka semua,” tandasnya.
Untuk diketahui, sebanyak 97 mahasiswa dan empat dosen pendamping dari UBD Palembang menjadi korban ambruknya lantai Mezzanine BEI Jakarta. Namun, 35 di antaranya dalam kondisi sehat langsung dipulangkan Senin (15/1). Kemudian, 40 orang mengalami luka ringan, dipulangkan hari ini, Selasa (16/1). (bas)

















