SEKAYU, fornews.co – Mengisi kekosongan agenda kegiatan selama pandemi COVID-19, Perbasi Sumatra Selatan menggelar Coaching Class Season II, Minggu (31/05).
Kegiatan yang dibuka langsung Ketua Umum Pengprov Perbasi Sumsel Dodi Reza Alex yang mengikuti virtual meeting di Guest House Griya Bumi Serasan Sekate, diikuti kurang lebih 400 pelatih basket di Indonesia. Untuk pemateri, dihadirkan Coach Ricky Gunawan yang menyampaikan materi Team Offense Concept dan pendidikan karakter bagi pemain basket.
Dodi pun membakar semangat peserta Coaching Class agar tetap semangat, berpikir dan bertindak inovatif, kreatif dan energik agar olahraga basket khususnya di Sumsel lebih berkembang.
“Kegiatan kita hari ini sangat luar biasa. Saya selaku pribadi dan Ketua Umum Perbasi Sumsel mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus Perbasi yang hadir ini. Kita juga harus persiapkan kedepannya New Normal Life termasuk dalam event olahraga. Kita lihat event-event olahraga saat ini mengalami gangguan, tapi kita akan terus patuhi protokol kesehatan. Konsen saya ke depan bagaimana olahraga tetap berjalan, tetap produktif dan tetap mengikuti protokol kesehatan. Harapan kita bersama, Perbasi menjadi stimulus yang terbesar dalam membangkitkan dunia olahraga, khususnya di Sumatra Selatan,” ujar Dodi.
Sementara itu, Ketua PB Perbasi Danny Kosasih menyampaikan terima kasih kepada Bupati Muba Dodi Reza Alex yang juga Ketua Umum Pengprov Perbasi Sumsel yang telah mendukung terlaksananya kegiatan Coaching Class Season II.
“Terima kasih Ketum Perbasi Sumsel telah membantu Perbasi Pusat dengan mengadakan acara ini. Paling tidak di saat pandemi seperti ini kita berharap semua pelatih dan atlet bisa belajar sampai COVID-19 ini selesai,” katanya.
Danny pun mengapresiasi pemilihan narasumber yang bagus dan berpengalaman. Danny pun berharap apa yang dilakukan ini bisa bermanfaat.
“Kepada seluruh insan basket Tanah Air, jangan dulu melakukan kegiatan yang bergerombol sambil menunggu instruksi dari Pemerintah. Waktu kosong ini bisa kita berkumpul secara virtual seperti ini. Apalagi yang ikut hari ini sudah sampai 400 orang,” tuturnya.
Coach Ricky Gunawan yang menjadi narasumber pada Coaching Class kali ini menyampaikan materi tentang Team Offense Concept dan Pentingnya Pendidikan Karakter Bagi Pemain Basket.
“Sangat sayang sebagai pelatih jika kita hanya mengajarkan teknik bermain basket saja. Alangkah baiknya juga diajarkan kepada atlet kita cara mengembangkan karakternya,” kata Headcoach Institut Teknologi Harapan Bangsa (ITHB) Bandung ini.
Menurut Ricky, selain menguasai teknik dasar bermain basket yang baik, seorang atlet juga harus memiliki karakter yang baik. Dan hal itu didapatkan pemain dari pelatihnya.
“Karakter pelatih memiliki dampak dan pengaruh yang luar biasa kepada para pemainnya. Karena itu, menjadi seorang pelatih adalah sebuah keistimewaan dan tanggung jawab yang tidak boleh dianggap enteng,” tukas pelatih yang membawa tim basket putra Jawa Barat meraih medali emas PON 2012 dan PON 2016 ini. (ije)

















