
KAYUAGUNG – Sebagian besar warga Kecamatan Cengal Kabupaten OKI sejak beberapa pekan terakhir resah. Pasalnya, akses jalan di Desa Sungai Jeruju-Tanjung Harapan rusak parah. Padahal jalan tersebut baru dibangun kontraktor CV Alam Tunggal senilai Rp 1,98 miliar tahun 2016.
Salah satu warga Desa Tanjung Harapan, Ihsan mengungkapkan kalau jalan yang rusak itu baru selesai dibangun sekitar satu bulan lalu.
“Ya pak, jalan ini baru saja dibangun. Tapi ironisnya cepat sekali rusak,” kata Ihsan Selasa (20/9), kemarin.
Dia memaparkan kalau jalan yang dikerjakan sepanjang 17 Kilometer itu hanya dilakukan agregat dengan menghamburkan batu koral campuran. Usai melakukan agregat rencananya akan ditingkatkan dengan melakukan pengaspalan.
Dia sangat menyayangkan sikap kontraktor yang sengaja bekerja asal-asalan melakukan agregat. Padahal niat pemerintah sudah bagus membangun ataupun memperbaiki akses jalan rusak.
“Kan sayang dan mubazir jadinya. Baru saja dikerjakan justru sudah rusak. Sangat aneh sekali. Ujung-ujungnya kami sendiri selaku pengguna jalan yang dirugikan,” jelasnya.
Dia berharap pihak terkait dapat melakukan langkah nyata dan melakukan pengawasan melekat terhadap jalannya proyek pembangunan jalan, menginggat pembangunan jalan menyangkut hajat hidup orang banyak.
Menyikapi adanya kerusakan jalan itu, anggota DPRD Kabupaten OKI, H Subhan Ismail menegaskan, minimnya pengawasan oleh dinas terkait dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga membuat pekerjaan proyek peningkatan jalan terkesan amburadul.
“Bagaimana mau diaspal kalau kondisinya sekarang ini kembali berlumpur. Ya, nanti kami dari Komisi III DPRD OKI akan segera memanggil Kepala Dinas PUBM untuk meminta klarifikasi terkait jalan yang kembali rusak itu,”tutur politisi Partai NasDem OKI ini.(jay)
















