SEKAYU, fornews.co – Kegiatan Karang Pamitran Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Muba dilaksanakan di Lapangan Bola Desa Bumi Ayu, Kecamatan Lawang Wetan, 22-26 Desember 2019. Kegiatan dibuka secara resmi Ketua Kwarcab Muba Apriyadi, Senin (23/12).
“Alhamdulillah tahun ini di penghujung tahun 2019 Karang Pamitran dilaksanakan di Desa Bumi Ayu, Kecamatan Lawang Wetan. Oleh karena itu saya atas Pemkab Muba dan Kwarcab Gerakan Pramuka Muba mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya serta mengapresiasi setinggi-tingginya kepada camat beserta jajarannya, kepala desa dan seluruh masyarakat Bumi Ayu yang bersedia menjadikan rumah dan kediaman mereka untuk dijadikan pelaksanaan Karang Pamitran tahun 2019,” ujar Apriyadi.
Sekda Muba ini berharap kegiatan Karang Pamitran bisa memberikan manfaat kepada masyarakat dalam Kabupaten Muba terkhusus kepada masyarakat Bumi Ayu dan juga yang tergabung dalam Gerakan Pramuka.
“Tentunya kegiatan yang akan kita laksanakan beberapa hari kedepan ini adalah dalam rangka meningkatkan kemampuan, kompetensi, kualitas dan yang terpenting lagi meningkatkan kekompakan, dan rasa persaudaraan antara kita semua yang tergabung dalam Gerakan Pramuka. Insyaallah kedepan Gerakan Pramuka di Muba ini akan lebih kita gelorakan dan galakkan lagi,” tuturnya.
Sebagai informasi bagi semua pembina, pelatih, anggota dan penggiat Pramuka, bahwa di Kabupaten Musi Banyuasin sedang dibuka Bumi Perkemahan Kupek Randik Kuyung Ranggonang yang letaknya lebih kurang 12 KM dari ibu kota kabupaten yakni di Kelurahan Soak Baru, Kecamatan Sekayu. Dengan luas 8 hektare akan disiapkan sehingga kegiatan-kegiatan Pramuka tingkat lokal, kabupaten, regional, provinsi, dan tingkat nasional bisa dilaksanakan di Kabupaten Muba.
“Syarat cuma satu yaitu semua pencinta Gerakan Pramuka bersatu bersama-sama menjadikan Gerakan Pramuka ini sebagai salah satu gerakan yang nantinya akan menciptakan kader-kader pemimpin bangsa yang bermental baik, bermoral baik, bersopan santun, punya etika dan bangga menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia. Bagi Pramuka, NKRI harga mati,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Juli Alamsyah melaporkan Karang Pemitran Tingkat Kwarcab Muba dilaksanakan pada tanggal 22-26 Desember 2019. Diikuti sebanyak 92 peserta yang berasal dari 12 Kwartir Ranting yang ada di Kwarcab Muba.
“Kegiatan ini juga dilaksanakan untuk mempererat hubungan kekeluargaan dan persaudaraan serta meningkatkan pengetahuan, pengalaman dan kepemimpinan para pembina sebagai bentuk meningkatkan diri dengan bertukar pengalaman dan ilmu pengetahuan antarsesama pembina,” tukas Juli.
Dalam acara yang turut dihadiri Camat Lawang Wetan Tazarni ini dilaksanakan juga penandatanganan oleh Sekda Muba penetapan Desa Bumi Ayu sebagai Desa Pramuka. (ije)

















