PALEMBANG, fornews.co – Pasangan Calon (Paslon) Gubernur Sumsel nomor urut 4, Dodi Reza Alex – Giri Ramanda, enggan mengomentari hitung cepat (quick count) dari beberapa lembaga survei terhadap hasil pemungutan suara Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sumsel 2018.
Pihaknya lebih percaya dengan perhitungan suara yang secara resmi dikeluarkan oleh KPU Sumsel. “Kami tetap memegang keputusan dari hasil KPU. Jadi tidak ada saling klaim kemenangan. Berkaca dari pilkada sebelumnya, hasil survei selalu berbeda hasil. Kami tidak berpegang pada survei, tapi lebih kepada keputusan KPU beberapa hari ke depan,” terang Dodi Reza yang didampingi pasangannya Giri Ramanda, saat memberi keterangan pers di Posko Pemenangan Giri – Dodi, Kamis (28/06) sore.
Dodi mengungkapkan, memang secara garis besar pelaksanaan Pilgub Sumsel terselanggara dengan aman dan damai, serta tidak ada hal hal yang berarti. Walaupun, ada juga yang perlu di koreksi. Seperti hasil beberapa lembaga survei mengeluarkan perhitungan cepat, dengan hasilnya berbeda – beda.
“Ya karena penentuan sampel dan validitasnya berbeda, walau ada yang memenangkan paslon selain nomor 4 dan ada yang memenangkan nomor 4. Kalau bicara survei, kami juga ada dua lembaga survei yang memenangkan kami, tapi itu bukan jadi patokan,” ungkapnya.
Mensikapi hasil pemungutan suara kemarin, Dodi sudah instruksikan seluruh saksi dan jajaran tim yang di bawah, untuk mengawal surat suara hingga rekapitulasi terakhir.
“Kemudian jangan sampai terprovokasi hingga mengganggu perjitungan suara. Kami berharap Pilgub Sumsel hasilnya bisa dipertabggung jawabkan sesuai dengan ketentuan dan peraturan undang – undang yang berlaku. Karena, kami mengharapkan bisa mendapat suara yang sah dan benar – benar dari suara masyarakat,” jelasnya.
Sementara, Giri Ramanda menuturkan, dari hasil pemungutan suara Rabu (27/06) kemarin, dari laporan saksi mereka bahwa dari 75% hasil yang sudah terdata dari tiap TPS, sangat berbeda dengan hasil hitung cepat lembaga survei.
“Dari 75 persen suara yang kami kumpulkan berdasarkan C1 hasilnya tidak sesuai dengan hasil hitung cepat dari beberapa lembaga survei. Hasil analisa tim, pasangan kami unggul di 11 daerah,” tuturnya.
Giri menambahkan, bahwa hasil dari hitung cepat di beberapa lembaga survei memang hanya selisih tipis, artinya masih masuk di margin error. “Jadi kami akan tetap menunggu hasil rekapitulasi KPU Sumsel,” tandasnya. (tul)

















