PALEMBANG, fornews.co – Keraguan orang tua untuk mengizinkan anaknya sekolah di tengah kondisi cuaca yang tidak bersahabat belakangan ini terjawab sudah. Akhirnya Dinas Pendidikan Kota Palembang mengeluarkan instruksi menghentikan kegiatan belajar mengajar di sekolah mulai Senin (23/09) pagi.
Keputusan ini diambil karena kondisi kabut asap yang menyelimuti Kota Palembang kian parah. Bahkan kualitas udara Kota Palembang yang dirilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pagi tadi masuk tahap sangat membahayakan. Untuk itu, seluruh sekolah tingkat PAUD, TK, SD, dan SMP sederajat di wilayah Kota Palembang diliburkan selama tiga hari ke depan.
“Sudah kami sebarkan informasinya melalui telepon dan Whatsapp kepada sekolah-sekolah, dan surat resminya akan segera menyusul hari ini juga,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang Ahmad Zulinto, Senin (23/09).
Menurut Zulinto, jika kondisi kabut asap tidak kunjung membaik, maka tak menutup kemungkinan libur diperpanjang.
“Kita lihat sampai hari Rabu (25/09), jika kondisinya sudah lebih baik maka Kamis (26/09) siswa masuk sekolah kembali. Tapi jika kabut asap masih (membahayakan) seperti ini atau bahkan lebih parah, maka akan diperpanjang lagi liburnya sampai cuaca benar-benar baik,” tukasnya.
Pantauan fornews di lapangan, siswa di hampir semua sekolah masih datang ke sekolah masing-masing sesuai jam masuk sekolah. Akan tetapi setibanya di gerbang sekolah, guru dan Satpam sekolah memberitahukan bahwa tidak ada kegiatan belajar mengajar dan meminta para siswa pulang ke rumah masing-masing. Hal itu dikarenakan informasi libur sekolah yang diterima dari Disdik baru diterima sekolah pagi hari, sehingga tidak sempat untuk disebarluaskan ke para siswa. (ije)
















