
PALEMBANG, fornews.co– Konsul Jendral (Konjen) Amerika Serikat untuk Sumatera Juha P. Salin menyatakan, Sumsel memang cocok menjadi strategi yang paling tepat untuk pengembangan kerja sama Amerika dan Sumatera.
Karena, Sumsel merupakan satu daerah yang berkembang di Indonesia dan mampu mewujudkan langkah konkrit dalam pembangunan di Sumsel, seperti Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Api- Api (KEK TAA) dan MotoGP. “Kami serius membantu dalam pembangunan disini. Sumsel harus bangga dibawah komando Gubernur Sumsel yang sangat progresif dalam pembangunan,” ujarnya, saat berkunjung ke Griya Agung, Jumat (10/02).
Juha menerangkan, Sumsel tidak hanya sebagai model pengembangan kerja sama Amerika dan Sumatera saja. Tapi, pihaknya akan menjembatani pengusaha-pengusaha dari Amerika Serikat baik yang ada di Asia maupun yang ada di dunia, untuk berkontribusi dalam pembangunan Sumsel. Serta, meminta Gubernur Sumsel untuk menjadi komando langsung untuk Sumsel dalam project kerjasama ini.
Menanggapi hal tersebut, Gubernur Sumsel H Alex Noerdin mengungkapkan, menyambut baik penawaran Konjen Amerika atas project kerjasama. Tentunya ini langkah yang positif, Apalagi dalam hal pembangunan Sumsel.
Tekait masalah pembangunan Sumsel, Alex memaparkan, yang jadi masalah saat ini adalah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla.) Karena, pada tahun 2015 lalu, sembilan provinsi terjadi kebakaran hutan dan lahan, salah satunya Sumsel yang terbesar sebanyak 700 hektare lebih hutan lahan hangus dan rusak terbakar. Namun 2016, setelah dibentuknya satuan tugas Karhutlah, terbukti 2016 tidak ada kebakaran di Sumsel.
“Tapi 2017 terjadi kemarau lebih panjang kemarau lebih kering, tentunya ini yang menjadi permasalahan. Dimohon kesediaan Amerika untuk menolong dan bersinegi dalam menanggulangi karhutlah, tentunya ini akan mewujudkan pembangunan Sumsel juga,” tandasnya. (tul)
















