FORNEWS.CO
  • Metro Sumsel
    • Metropolis
  • Nasional
    • Internasional
  • Ekobis
  • Politik
  • Sport
    • All
    • Asian Games 2018
    • Babel Muba United
    • Ragam Sport
    • Sepak Bola
    • Sriwijaya FC
    Pelatih Kepala Timnas Indonesia U-20, Nova Arianto saat melakukan seleksi Timnas U-20 di Lapangan Garudayaksa Football Academy, Kabupaten Bekasi, beberapa hari lalu. (fornews.co/ist)

    Seleksi Timnas Indonesia U-20, Nova Arianto Incar Pemain yang Mampu Bermain secara Gameplay

    Marselino Ferdinan tak bisa tampil bersama Timnas Indonesia U-22 pada SEA Games 2025, lantaran dibekap cedera hamstring. (fornews.co/ist)

    Cedera Hamstring Bikin Marselino Gagal Tampil di SEA Games 2025, Indra Sjafri Siapkan Dua Nama Ini

    Menpora Erick Thohir, saat memberikan keterangan pers kepada awak media usai menghadap Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (25/11/2025). (fornews.co/tangkap layar)

    Tiga Arahan Presiden Soal Peningkatan Kesejahteraan Atlet dan Ekosistem Pembinaan Olahraga Nasional

    Sekretaris Umum KONI OKI, Iskandar Fuad mengalungkan medali emas kepada salah satu atlet Gulat putri, di venue Gulat Porprov XV Sumsel 2025, Senin (20/10/2025). (fornews.co/ist)

    Tiga Emas dari Cabor Gulat, Jaga Peluang Kontingen OKI Masuk 5 Besar Porprov XV Sumsel 2025

    Ketua Umum FPTI Sumsel, Beni Hernedi memasang point pertanda dibukanya perlombaan Cabor Panjat Dinding Porprov XV Sumsel 2025, di venue Gelanggang Remaja, Sekayu, Senin (20/10/2025). (fornews.co/Foto: Sidratul Muntaha)

    Minus 4 Daerah, 132 Climber Bersaing Rebut 22 Medali Emas Cabor Panjat Dinding Porprov XV Sumsel 2025

    Atlet sepatu roda OKI, Izra Zulsilva (dua dari kanan), usai meraih medali emas, perak dan dua perunggu, di Porprov XV Sumsel 2025, Sekayu, Sabtu (18/10/2025). (fornews.co/ist)

    Luar Biasa, Hari Pertama Porprov XV Sumsel 2025 Atlet Sepatu Roda Kontingen OKI Langsung Curi Satu Emas

    • Sepak Bola
    • Sriwijaya FC
    • Ragam Sport
  • COVID-19
  • FornewsTv
  • Lain-lain
    • All
    • Advertorial
    • Berita Foto
    • Feature
    • Gaya Hidup
    • Hukum dan Kriminal
    • Kesehatan
    • Opini
    • Peristiwa
    WAKIL Menteri Kehutanan, Rohmat Marzuki, menyampaikan populasi Elang Jawa kini diperkirakan antara 600 hingga 700 individu membutuhkan perhatian serius, Bogor, Kamis, 12 Desember. (foto fornews.co/kemenhut)

    Populasi Elang Jawa Butuh Perhatian Serius

    SALAH satu penampilan dari peserta didik SLB Muhammadiyah se-DIY di Panggung Gembira Sahabat Difabel yang berlangsung di Hotel Grand Rohan Jogja pada Kamis, 11 Desember. (foto fornews.co/adam)

    Peringati Hari Disabilitas Internasional, Lazismu PKU Muhammadiyah Gelar Panggung Gembira Sahabat Difabel

    WALI Kota Jogja, Hasto Wardoyo, foto bersama salah satu penerima Penghargaan Pelestarian Bangunan Warisan Budaya 2025, di taman Budaya Embung Giwangan, Senin malam, 8 Desember. (foto fornews.co/adam)

    Pemerintah Jogja Berikan Penghargaan Pelestarian Warisan Budaya

    POSTER pementasan "Selamat Pagi Dona". (foto fornews.co/grk asdrafi)

    “Selamat Pagi Donna” Adaptasi Naskah Reportase Karya Ina Sita Nur’aina

    ANTHRAX band thrash metal asal New York City, Amerika Serikat, menutup perjalanan panjang JOGJAROCKARTA di Stadion Kridosono, Ahad malam, 7 Desember 2025. JOGJAROCKARTA resmi berakhir. (foto fornews.co/adam)

    Anthrax Menutup JOGJAROCKARTA, Ribuan Penonton Padati Kridosono

    CHARLES GOZALI sutradara sekaligus penulis skenario “Mayat Hidup” dan "Qodrat Trilogy" saat presentasi dua film yang digadang menembus Asia Tenggara, pekan lalu, Sabtu, 29 Desember, di Jogja Expo Center (JEC). (foto fornews.co/adam)

    MAGMA Entertainment Umumkan Dua Proyek Baru di JAFF Market 2025

    • Hukum
    • Peristiwa
    • Opini
    • Pariwisata
    • Gaya Hidup
      • Budaya
      • Teknologi
    • Advertorial
      • Profil
      • Galeri
    • Berita Foto
No Result
View All Result
FORNEWS.CO
Minggu, 14 Desember 2025
No Result
View All Result
FORNEWS.CO
No Result
View All Result
Home Lain-lain Opini

Analisa Pasca Data Quick Count 100 Persen, Mengapa Golput Rata-rata di 7 Provinsi Terbesar Meningkat?

Rabu, 4 Desember 2024 | 17:35
A A
Ilustrasi golput. (fornews.co/ist)

Ilustrasi golput. (fornews.co/ist)

Oleh: LSI Denny JA

“Meningginya golput adalah tanda bahwa demokrasi kita terluka; ia adalah suara bisu dari mereka yang memilih untuk tidak berharap, tidak percaya, dan tidak lagi melihat pemilu sebagai cahaya di ujung lorong,”

Kutipan inilah yang teringat ketika melihat data. Rata-rata glongan putih (golput) di 7 provinsi terbesar Indonesia pada Pilkada Serentak 2024 lebih besar dibandingkan pada Pilkada 2019.

BacaJuga

Ini Pesan Herman Deru untuk Kepala Daerah Terpilih Asal Sumsel saat Dikumpulkan di Hotel Borobudur

Pelantikan Kepala Daerah Pilkada Serentak 2024 Diundur 20 Februari 2025, Begini Respons Sekda Sumsel

Riset Terbaru LSI Denny JA Januari 2025 Terhadap 100 Hari Pertama Kerja Pemerintahan Prabowo-Gibran

Load More

Angka rata-rata golput di 7 provinsi terbesar di Indonesia pada Pilkada Serentak 2024 sebesar 37,63%. Ini rata-rata golput di Sumatra Utara, Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Sulawesi Selatan.

Jika dibandingkan dengan pemilihan gubernur di 7 provinsi yang sama sebelumnya (Pilkada 2019) sebesar 31,40 persen. Ini berarti terdapat kenaikan 6,23%.

Mengapa terjadi kenaikan golput dalam pilkada di 7 provinsi terbesar itu? Apa efek meningkatnya golput terhadap kualitas demokrasi? Ini salah satu temuan ketika quick count LSI Denny JA atas 7 provinsi terbesar itu sudah mencapai 100 persen.

Sebelum menjawab pertanyaan ini, dipaparkan dulu hasil akhir quick count 100 persen dan alasan mengapa calon gubernur (cagub) tertentu menang di provinsinya.

Pada tanggal 27 November 2024, LSI Denny JA melakukan quick count (hitung cepat) di 7 provinsi terbesar di Indonesia. Provinsi tersebut adalah Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Banten, Sumatra Utara, Sulawesi Selatan, dan DKI Jakarta.

Rilis kali ini adalah rilis hitung cepat dengan data 100% terkumpul, disertai juga dengan alasan mengapa kandidat tersebut unggul atau menang.

JAWA BARAT

Hasil hitung cepat pilkada Provinsi Jawa Barat yang LSI Denny JA lakukan menempatkan Dedi Mulyadi – Erwan Setiawan keluar sebagai pemenang dengan perolehan 63,20%.

Di urutan kedua ada pasangan Ahmad Syaikhu – Ilham Akbar Habibie dengan 19,74%. Di urutan ketiga pasangan Acep Adang Ruihat – Gitalis Dwinatarina dengan perolehan 9,96%.

Di urutan keempat pasangan Jeje Wiradinata – Ronald Surapradja dengan 9,10%. Dari hasil hitung cepat yang dilakukan juga terlihat tingkat partisipasi pemilih di Jawa Barat sebesar 63,02%.

Ada beberapa alasan mengapa Dedi Mulyadi – Erwan Setiawan bisa menang di Jawa Barat. Pertama, Dedi Mulyadi (secara personal) sudah punya modal pengenalan paling tinggi (92,1%) dan berbanding lurus dengan kesukaan yang juga tinggi (88,6%). Tiga calon gubernur lainnya rata-rata dikenal hanya di bawah 50%.

Kedua, Dedi Mulyadi – Erwan juga sudah punya modal strong supporter (pemilih militan) yang sangat tinggi (55,4%). Ketiga, dukungan mayoritas publik di Jawa Barat kepada pasangan Dedi – Erwan merata di aneka segmen demografis (suku, agama, gender, pendidikan, profesi, dan lain sebagainya).

JAWA TIMUR

Hasil hitung cepat pilkada Provinsi Jawa Timur yang LSI Denny JA lakukan menempatkan Khofifah Indar Parawansa – Emil Elistianto Dardak keluar sebagai pemenang dengan perolehan 58,29%.

Di urutan kedua ada pasangan Tri Rismaharini – Zahrul Azhar Asumta dengan perolehan 33,23%. Di urutan ketiga ada pasangan Luluk Nur Hamidah – Lukmanul Hakim dengan perolehan 8,48%.

Dari hasil hitung cepat yang dilakukan juga terlihat tingkat partisipasi pemilih di Jawa Timur sebesar 65,32%.

Khofifah – Emil bisa memenangkan pilgub Jawa Timur karena beberapa hal. Khofifah unggul secara personal baik dari sisi popularitas maupun kesukaan. Popularitas Khofifah mencapai 97,5%, Tri Risma (71,7%), Luluk Nur Hamidah (21,2%). Dari sisi angka kesukaan, Khofifah sebesar 94,2%, Tri Risma (90,4%), Luluk Nur Hamidah (70,3%).

Kepuasan terhadap kinerja Khofifah juga berada di angka yang sangat tinggi, sebesar 86,6%. Tingkat keinginan untuk kembali memilih Khofifah juga tinggi di angka 70,6%.

JAWA TENGAH

Hasil hitung cepat pilkada Provinsi Jawa Tengah yang LSI Denny JA lakukan menempatkan Ahmad Luthfi – Taj Yasin keluar sebagai pemenang dengan perolehan 58,94%. Pasangan lainnya yaitu Andika Perkasa – Hendrar Prihadi memperoleh 41,06%.

Dari hasil hitung cepat yang dilakukan juga terlihat tingkat partisipasi pemilih di Jawa Tengah sebesar 70,52%. Mengapa Ahmad Luthfi – Taj Yasin bisa memenangkan pertarungan di Jawa Tengah?

Ahmad Luthfi angka popularitasnya lebih tinggi dibanding kandidat lainnya. Popularitas Ahmad Luthfi (70%), Popularitas Andika Perkasa (66%).

Calon Wakil Gubernur dari Ahmad Luthfi yaitu Taj Yasin mempunyai angka kesukaan paling tinggi sebesar 76,2%. Angka kesukaan terhadap Andika Perkasa sebesar 70,8%, Ahmad Luthfi (69,5%), Hendrar Prihadi (69,7%).

Faktor lainnya yang berpengaruh yaitu dukungan politik (endorsement) dari Jokowi dan Prabowo Subianto. Pasangan ini juga didukung oleh KIM Plus yang bergerak secara solid.

BANTEN

Hasil hitung cepat pilkada Provinsi Banten yang LSI Denny JA lakukan menempatkan Andra Soni – Ahmad Dimyati Natakusumah keluar sebagai pemenang dengan perolehan 56,34%. Pasangan lainnya yaitu Airin Rachmi Diany – Ade Sumardi memperoleh 43,66%.

Dari hasil hitung cepat yang dilakukan juga terlihat tingkat partisipasi pemilih di Banten sebesar 62,22%. Keunggulan Andra Soni – Dimyati salah satunya karena didukung oleh koalisi gemuk solid yang terdiri dari Gerindra, PKS, Demokrat, Nasdem, PKB, PAN, PPP, PSI, Garuda, hingga Prima.

Selain hal tersebut, endorse oleh para selebritas papan atas yang digemari masyarakat minimal meningkatkan popularitas pasangan yang menang ini. Gerakan masif dan efektif di 7 hari terakhir menjadi kunci kemenangan dari pasangan ini.

SUMATERA UTARA

Hasil hitung cepat pilkada Provinsi Sumatera Utara yang LSI Denny JA lakukan menempatkan Muhammad Bobby Afif Nasution – Surya keluar sebagai pemenang dengan perolehan 62,90%. Pasangan lainnya yaitu Edy Rahmayadi – Hasan Basri Sagala memperoleh 37,10%.

Dari hasil hitung cepat yang dilakukan juga terlihat tingkat partisipasi pemilih di Sumatera Utara sebesar 53,59%.

Mengapa Bobby – Surya bisa menang mengalahkan incumbent Edy Rahmayadi? Tingkat popularitas Bobby yang bisa mengimbangi Edy Rahmayadi menjadi kunci.

Bobby juga dianggap masyarakat lebih mampu menyelesaikan masalah yang ada di Provinsi Sumatera Utara. Kemenangan Bobby – Surya terkait juga dengan konteks, persepsi masyarakat Sumatera Utara terhadap kepuasan kinerja Edy Rahmayadi yang tidak begitu tinggi.

Angka kepuasan terhadap Edy Rahmayadi sebesar 60,7%. Kepuasan yang tidak begitu tinggi berefek terhadap tingkat keinginan untuk kembali memilih Edy Rahmayadi yang tergolong rendah di angka 41,7%.

SULAWESI SELATAN

Hasil hitung cepat pilkada Provinsi Sulawesi Selatan yang LSI Denny JA lakukan menempatkan Andi Sudirman Sulaeman – Fatmawati Rusdi keluar sebagai pemenang dengan perolehan 64,68%. Pasangan lainnya yaitu Moh. Ramdhan Pomanto – Azhar Arsyad memperoleh 35,32%.

Dari hasil hitung cepat yang dilakukan juga terlihat tingkat partisipasi pemilih di Sulawesi Selatan sebesar 68,86%.

Mengapa Andi Sudirman Sulaeman – Fatmawati Rusdi bisa memenangkan pertarungan? Pertama, tingkat pengenalan dan kesukaan Andi Sudirman Sulaeman – Fatmawati Rusdi di atas kandidat lainnya.

Popularitas Andi Sudirman Sulaeman (68,8%), Fatmawati Rusdi (49,6%), Moh. Ramdhan Pomanto (34,7%), Azhar Arsyad (14,5%). Kesukaan Andi Sudirman Sulaeman (77,5%), Fatmawati Rusdi (77,0%), Moh. Ramdhan Pomanto (67,9%), Azhar Arsyad (62,1%).

Kedua, mayoritas masyarakat menilai puas dengan kinerja Andi Sudirman Sulaeman. Kepuasan masyarakat sebesar 74,3%. Ketiga, tingkat keinginan untuk kembali memilih Andi Sudirman Sulaeman yang tinggi di angka 64,0%.

JAKARTA

Hasil hitung cepat pilkada Provinsi Jakarta yang LSI Denny JA lakukan menempatkan Pramono Anung Wibowo – Rano Karno (Si Doel) paling tinggi sebesar 49,98%. Urutan kedua yaitu Ridwan Kamil – Suswono dengan 39,42%. Urutan ketiga yaitu Dharma Pongrekun – Kun Wardana Abyoto sebesar 10,60%.

Dari hasil hitung cepat yang dilakukan juga terlihat tingkat partisipasi pemilih di Jakarta sebesar 53,09%.

LSI Denny JA tak bisa menentukan satu atau dua putaran, karena ada margin of error +/- 1%, sehingga khusus Jakarta perlu menunggu hasil yang dikeluarkan oleh KPUD Jakarta.

Mengapa Pramono – Rano bisa mengungguli? Figur Pramono – Rano lebih diterima dibanding dengan yang lainnya. Pramono identik dengan Jawa. Rano (Si Doel) identik dengan Betawi.

Pengenalan dan kesukaan terhadap Rano Karno (Si Doel) paling tinggi di antara semua kandidat. Pengenalan Rano Karno sebesar 96,5%.

Di sisi kesukaan, Si Doel mencapai angka 80,8%. Jauh meninggalkan calon Wakil Gubernur lainnya. Kesukaan Suswono (45,8%), Kesukaan Kun Wardana (28,7%).

Resistensi terhadap pasangan Pramono – Rano lebih sedikit dibanding dengan resistensi terhadap kandidat lainnya.

PARTISIPASI DAN GOLPUT

Dalam hitung cepat, selain bisa melihat perolehan suara masing-masing calon, bisa juga terlihat angka partisipasi pemilih. Kebalikan dari angka partisipasi pemilih adalah golput, yaitu pemilih yang tidak memilih.

Dari hasil hitung cepat 2024, terlihat angka golput di Jawa Barat sebesar 36,98%. Angka golput di Jawa Timur sebesar 34,68%. Angka golput di Jawa Tengah 32,36%. Angka golput di Banten sebesar 36,10%.

Angka golput di Sumatera Utara sebesar 38,22%. Angka golput di Sulawesi Selatan sebesar 29,84%. Angka golput di DKI Jakarta sebesar 46,91%. Angka rata-rata golput di 7 provinsi terbesar di Indonesia pada Pilkada 2024 sebesar 37,63%.

Jika dibandingkan dengan pemilihan gubernur sebelumnya, terdapat kenaikan 6,23%. Angka rata-rata golput di 7 provinsi pada Pilkada 2019 sebesar 31,40%.

Sekitar 30% sampai 47% pemilih pilgub 2024 di 7 provinsi terbesar tidak memilih. Mengapa ini terjadi? Hasil dari riset kami menemukan kombinasi empat hal berikut.

Pertama, kelelahan Pemilu. Perhatian dan energi sudah terkuras dalam Pilpres dan Pileg 2024. Pertarungan Pilkada menjadi kurang daya tariknya.

Kedua, kandidat yang bertarung dianggap kurang pesonanya. Terutama di DKI Jakarta dan Sumatera Utara. Kandidat yang lebih favorit di daerah itu, seperti Anies Baswedan dan Ahok di Jakarta, terhambat maju secara politik.

Ketiga, semakin tak yakin seberapa besar kepala daerah bisa mengubah hidup mereka. Semakin ada keyakinan keputusan penting yang berdampak dalam hidup mereka lebih ditentukan pemerintah pusat.

Keempat, bertambahnya apatisme politik. Isu polarisasi politik, korupsi di pemerintahan, kemewahan hidup sebagian pejabat negara, membuat apatisme politik meninggi.

MENGAPA MENINGKATNYA GOLPUT BURUK BAGI DEMOKRASI?

Ketika golput meningkat, demokrasi menghadapi ancaman eksistensial. Esensi demokrasi adalah partisipasi rakyat, namun rendahnya voter turnout merusak fondasi ini.

Pemimpin terpilih, meskipun sah secara prosedural, sering kehilangan legitimasi moral. Jika hanya sebagian kecil rakyat yang memilih, bagaimana mereka bisa benar-benar mewakili suara publik?

Rasa keterwakilan yang pudar menciptakan jurang antara rakyat dan pemimpin, memperlemah kepercayaan serta membuka ruang bagi ketidakstabilan sosial.

Golput juga memperkuat polarisasi. Dalam kondisi voter turnout rendah, hanya kelompok militan yang mendominasi.

Demokrasi berubah menjadi pertarungan antar kelompok kecil, bukan arena konsensus bersama. Lebih buruk lagi, rendahnya partisipasi mendorong politik elitisme. Pemimpin hanya melayani kelompok pendukung aktif mereka, sementara mayoritas yang absen semakin merasa terpinggirkan.

Namun, ancaman terbesar adalah hilangnya kepercayaan terhadap demokrasi itu sendiri. Golput sering mencerminkan kekecewaan: korupsi, janji yang tidak ditepati, atau kandidat yang dirasa tak mewakili.

Ketika rakyat merasa suara mereka tidak berarti, apatisme tumbuh. Ini menjadi pintu masuk bagi otoritarianisme, di mana rakyat mencari solusi cepat yang sering mengorbankan kebebasan.

Demokrasi sejati membutuhkan lebih dari sekadar sistem; ia membutuhkan jiwa partisipasi rakyatnya. Ketika golput meningkat, demokrasi kehilangan cahayanya.

Dalam momen ini, kita diingatkan bahwa menjaga demokrasi bukan hanya tugas pemimpin, tetapi tanggung jawab kolektif seluruh rakyat. Demokrasi tidak akan hidup tanpa kita yang percaya dan berpartisipasi di dalamnya.

Golput yang meninggi adalah bayangan dari demokrasi yang perlahan kehilangan denyut nadinya; hanya dengan keyakinan dan keberanian untuk datang memilih, kita bisa menghidupkan kembali jiwanya.

Pilkada perlu kembali digairahkan agar rakyat percaya bahwa pilkada itu adalah pintu yang dapat membuat hidupnya lebih maju.

Kampanye edukasi politik harus dilakukan secara berkesinambungan, menggunakan pendekatan kreatif seperti media sosial, drama, atau influencer. Pesan utamanya adalah: setiap suara adalah investasi untuk masa depan.

Ketika kita memilih dalam pemilu, kita sesungguhnya ikut menulis satu paragraf dalam buku masa depan.

Bagikan Ke

  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru)
  • Klik untuk berbagi pada Twitter(Membuka di jendela yang baru)
  • Klik untuk berbagi di WhatsApp(Membuka di jendela yang baru)
  • Klik untuk mencetak(Membuka di jendela yang baru)
Tags: golputLSI Denny JAPilkada Serentak 2024Quick Count
ADVERTISEMENT
Previous Post

Kapolrestabes Sebut Tahanan Rutan Polrestabes Palembang yang Aniaya Tahanan Sekamar Bisa jadi Tersangka

Next Post

Nonton Yuk! Ada Film Bioskop 6 Dimensi di Perpustakaan dan Arsip Daerah DIY

Tim relawan Unsri saat membagikan pakaian kepada korban bencana banjir dan longsor di salah satu posko di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, Sabtu (13/12/2025). (fornews.co/ist)
Metropolis

Tak Hanya Bagikan Sembako dan Obat, Unsri Bawa Tim Relawan Dokter dan Perawat ke Aceh Tamiang

Minggu, 14 Desember 2025

ACEH TAMIANG, fornews.co – Bantuan kemanusiaan dan tim relawan Universitas Sriwijaya (Unsri) untuk korban bencana banjir dan longsor tiba di...

Read more
Kemenkomdigi menerima kewajiban pembayaran denda administratif sejumlah hampir Rp80 juta dari platform X. (fornews.co/ist)

Platform X Bayar Denda Rp80 Juta kepada Kemenkomdigi usai Munculnya Konten Bermuatan Pornografi

Minggu, 14 Desember 2025
PRESIDEN Prabowo Subianto memberikan keterangan kepada wartawan di Pangkalan TNI AU Soewondo, Medan, Sumatra Utara, Sabtu 13 Desember. (foto fornews.co/bmpi setpres)

Presiden sebut Penanganan Bencana Aceh–Sumut Berjalan Stabil

Sabtu, 13 Desember 2025
WAKIL Menteri Kehutanan, Rohmat Marzuki, menyampaikan populasi Elang Jawa kini diperkirakan antara 600 hingga 700 individu membutuhkan perhatian serius, Bogor, Kamis, 12 Desember. (foto fornews.co/kemenhut)

Populasi Elang Jawa Butuh Perhatian Serius

Sabtu, 13 Desember 2025
Ilustrasi jurnalis. (fornews.co/Mushaful Imam)

Delapan Tuntutan KKJ Aceh, Buntut Anggota TNI Rampas dan Ancam Jurnalis Kompas TV Aceh

Sabtu, 13 Desember 2025
No Result
View All Result
  • Metro Sumsel
    • Metropolis
  • Nasional
    • Internasional
  • Ekobis
  • Politik
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Sriwijaya FC
    • Ragam Sport
  • COVID-19
  • FornewsTv
  • Lain-lain
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Opini
    • Pariwisata
    • Gaya Hidup
      • Budaya
      • Teknologi
    • Advertorial
      • Profil
      • Galeri
    • Berita Foto
  • Login

© 2019 FORNEWS.co | PT.SENTRAL INFORMASI BERDAYA.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In