YOGYAKARTA, fornews.co–Angkringan yang buka mulai sore jam 17.00 WIB itu selalu membuat orang menyesal karena kehabisan.
Angkringan milik pak Toni yang dikenal dengan sebutan “Angkringan Rock” menjadi idola usia remaja hingga tua.
Meski yang datang didominasi oleh usia muda dan dewasa, namun Angkringan Rock di Jalan Nusa Indah, Kwarasan, Gamping, Sleman, juga kerap didatangi anak-anak.
Menunya hampir seragam dengan angkringan lain yang dapat ditemui di sudut-sudut Kota Yogya.
Nasi oseng tempe dan tahu; nasi teri dan nasi ayam rica. Juga ada pepes tahu dan gorengan yang rasanya tidak ditemukan di tempat lain.
Menu minumannya lengkap, mulai dari teh jahe, jeruk, kopi, bahkan minuman instan yang digemari pembeli.
Selain itu, di Angkringan Rock juga melayani mi rebus dan mi goreng.
Tempatnya yang bersih membuat orang betah “ngangkring” berlama-lama.
Namun, tidak semua yang datang ingin berlama-lama. Mereka malah membawa pulang pesanan yang dibelinya.
Kebanyakan dari mereka yang datang di angkringan itu adalah pelanggan yang pulang sore dan malam.
Kendaraan roda empat dan roda dua, datang silih berganti.
“Enak mas,” ujar seorang pelanggan yang kerap datang ke angkringan om Toni.
Sejumlah pelanggan yang biasa mampir di angkringan itu mengaku menikmati menu yang disajikan.
Solikhun, warga Purworejo yang kini tinggal di Yogya paling kerap wedangan di Angkringan Rock.
Selain bisa menikmati lagu-lagu dan musik Rock, ia mengaku nyaman berlama-lama di Angkringan Rock.
“Senang wedangan di sini (Angkringan Rock) karena enak,” ujarnya, kepada fornews.co, Ahad (28/6/2020).
Selain harganya yang menyesuaikan kantong mahasiswa, setiap pelanggan yang datang dilayani dengan ramah.
Rata-rata menu nasi kucing dibandrol 2500 rupiah. Sedangkan minuman mulai harga 2500-3000 rupiah.
“Kebanyakan malah dibawa pulang,” kata pak Toni, mantan wartawan KR yang kini aktif menulis di salah satu majalah di Yogyakarta.
Angkringan yang buka dari tahun 2014 itu mulai disebut “Angkringan Rock” karena si pemilik angkringan kerap memutar lagu-lagu Rock klasik.
Pak Toni yang juga mantan musisi itu selalu memutar Queen, Led Zepplin, Scorpion, Guns N Roses, Dream Theater dan deretan band lawas lainnya.
Meski mengaku jarang mendengarkan wayang di radio, seperti umumnya angkringan di Yogya, namun banyak pelanggan usia tua yang justru menikmatinya.
Diakui pak Toni, teman-teman sejawatnya di media massa sering datang ke angkringannya.
Bahkan hampir bisa dipastikan, mahasiswa dan wartawan, dapat ditemui di Angkringan Rock itu.
Untuk sampai di Angkringan Rock, bisa melewati Jalan Godean ke arah Banyu Mili di sekitar Kwarasan.
Dari Tugu Yogya ke arah barat hingga simpang tiga sebelum SPBU, lalu ke arah Utara.
Angkringan Rock tutup setiap hari Sabtu dan buka hingga pukul 00.00 WIB. (adam)

















