SEKAYU, fornews.co – Pemkab Musi Banyuasin meningkatkan kewaspadaan dan antisipasi penularan varian baru COVID-19 yang berkembang di Inggris dan beberapa negara Eropa serta telah terdeteksi di tiga negara di Asia Tenggara.
“Meski terjadi di Inggris dan beberapa negara namun kita harus hati-hati dan maksimal melakukan pencegahan penularan jangan sampai mewabah di Muba,” ujar Bupati Muba Dodi Reza Alex, Selasa (29/12).
Dodi juga mengimbau agar seluruh warga terus meningkatkan disiplin mematuhi protokol kesehatan memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir. Juga untuk menghindari kerumunan dan tetap di rumah saja terlebih menjelang libur pergantian tahun.
“Prokes pun tetap diperketat, saya juga meminta agar malam pergantian tahun di Muba tidak diadakan acara yang menimbulkan kerumunan dan warga diimbau untuk dirumah saja,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Muba dr Azmi Dariusmansyah mengaku, belakangan ini kasus suspect COVID-19 mengalami peningkatan.
“Artinya pasien dirawat karena ada gejala setelah di tes swab dan positif,” katanya.
Azmi mengatakan, langkah antisipasi di Muba tetap dilakukan dengan melakukan tracking kontak erat dan melakukan isolasi.
“Walaupun kasus tidak bergejala tetap wajib diisolasi di gedung sehat maupun dirawat di Rumah Sakit. Agar pemantauan dan perawatan ketat bisa dilakukan maksimal. Hal ini mencegah penularan di kontak erat,” terangnya.
Azmi menjelaskan, varian baru virus Corona ini dikabarkan sangat cepat tertular kepada anak usia dini.
“Gejalanya hilang penciuman dan rasa. Prinsipnya Muba akan lebih protect antisipasi penularan virus baru ini,” tuturnya. (ije)
#satgascovid19 #ingatpesanibu #ingatpesanibupakaimasker #ingatpesanibujagajarak #ingatpesanibucucitangan #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitangandengansabun

















