JAKARTA, fornews.co – Setelah meninjau kesiapan RSUPN Cipto Mangunkusumo, Jakarta, pada Jumat (25/12), Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin melanjutkan inspeksi kesiapan RSUP Fatmawati dan RSUD Pasar Minggu dalam menangani COVID-19, Senin (28/12).
Bukan hanya RS di Jakarta saja, rencananya peninjauan juga akan dilakukan di beberapa rumah sakit daerah untuk memastikan kesiapan penanganan COVID-19 terutama pasca liburan panjang.
“Kita siap-siap dari sisi bed-nya, dokternya, perawatnya, obatnya. Kita pastikan siap agar nanti kalau ada masyarakat yang terkena dan jumlahnya sangat banyak kita sudah mengantisipasi sejak awal,” kata Menkes disela-sela kunjungan.
Menkes pun berpesan kepada masyarakat yang sedang liburan untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan, pakai masker, cuci tangan pakai sabun, dan jaga jarak.
“Harapannya kalau kita disiplin apalagi nanti sudah pulang liburan jangan langsung semuanya bergerak kemana-mana, kalau bisa 5 hari dulu di rumah atau 10 hari dulu di rumah sampai terbukti kita sehat baru bekerja kembali,” ucap Menkes Budi.
Penerapan protokol kesehatan oleh masyarakat, lanjut Budi, akan sangat membantu penanganan COVID-19 terutama bagi temen-temen tenaga medis yang bekerja di rumah sakit.
“Sudah banyak tenaga medis kita yang gugur. Jadi tolong kita hormati mereka (para tenaga medis), kita memastikan diri kita sehat begitu sampai pulang dari liburan,” tuturnya.
Menkes menjelaskan, rumah sakit yang melayani pasien adalah tanggung jawab Kementerian Kesehatan. Untuk itu Kemenkes selalu menjaga komunikasi dengan para pemimpin, pemerintah daerah, kepala dinas kesehatan, untuk memastikan kesiapan rumah sakit di wilayahnya dalam menangani COVID-19.
Sementara itu, Dirjen Pelayanan Kesehatan Prof. Kadir menambahkan, penanganan dan penanggulangan COVID-19 di rumah sakit diutamakan kepada pasien-pasien dengan kondisi gejala yang sedang sampai berat.
“Oleh karena itu untuk pasien-pasien yang kondisinya, misalnya, konfirmasi positif tanpa gejala atau konfirmasi positif dengan gejala yang ringan itu diharapkan untuk isolasi mandiri dan tetap berkonsultasi ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat,” ujar Prof. Kadir.
Tak hanya memastikan kesiapan rumah sakit dalam menangani COVID-19, Kemenkes juga memberikan donasi dan bantuan kepada beberapa rumah sakit umum daerah yang membutuhkan peralatan kesehatan dalam rangka peningkatan kapasitas rumah sakit tersebut.
“Kami sudah membagi-bagikan kepada mereka mulai dari tempat tidur, infus, alat-alat canggih lainnya dalam rangka meningkatkan kapasitas tenaga medis agar mampu melayani masyarakat dengan baik,” ucap Prof. Kadir. (ije)
#satgascovid19 #ingatpesanibu #ingatpesanibupakaimasker #ingatpesanibujagajarak #ingatpesanibucucitangan #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitangandengansabun

















