MUARA BELITI, fornews.co – Sambutan terhadap rangkaian Alex Noerdin Cup 2019 di Kabupaten Musi Rawas memang luar biasa. Bukan hanya dari jumlah peserta Festival Golden Eleven yang membeludak, namun sang Bupati Hendra Gunawan juga mengapresiasi khusus kegiatan ini.
“Musi Rawas memang punya animo yang besar di dunia sepak bola. Di Mura ini, SSB menjamur, meski dana minim di SSB, tapi karena hobi terus bertambah,” katanya saat memberikan sambutan sebelum laga Timnas All Star versus Old Star Musi Rawas di Lapangan Merdeka Kelurahan B Srikaton, Kecamatan Tugumulyo, Minggu (27/01) sore.
Menurut Hendra, Persimura yang berlaga di Liga 3 juga menjadi magnet kuat bagi pemain sepak bola usia dini untuk terus berlatih dan bercita-cita menjadi pemain sepak bola profesional.
Hendra bercerita saat masih duduk di bangku sekolah dasar sampai sekolah menengah atas, dirinya juga kerap bermain sepak bola. Bahkan Hendra pernah memperkuat Persimura. Namun, saat itu Hendra memutuskan lebih memilih fokus pada dunia pendidikan. Meski demikian Hendra tak sepenuhnya meninggalkan hobinya bermain sepak bola.
“Makanya saat mendengar ada Timnas All Star mengunjungi Mura dalam ajang Alex Noerdin Cup, saya sangat senang dan bangga. Banyak acara yang batal saya ikuti hanya untuk bermain melawan Timnas All Star,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Alex Noerdin Cup 2019, Eddy Sofyan juga menceritakan karier masa lalu para pemain Timnas All Star. Sama seperti Bupati Mura, kata Eddy, dirinya dan pemain lainnya di masa anak-anak dan remaja sangat menyukai bermain sepak bola. Hanya saja bedanya Eddy dan pemain yang ada di Timnas All Star memilih fokus di sepak bola.
“Kita yakin, jika dulu pak Bupati melanjutkan (karier) sebagai pemain sepak bola, pasti akan membela Timnas Indonesia dan pada pertandingan ini masuk di antara kami,” kata Eddy.
Meski kini rata-rata pemain tidak lagi membela Timnas, lanjut Eddy, akan tetapi mereka masih punya pengalaman dan skill yang bisa mereka berikan kepada anak-anak di Sumsel, baik saat festival ataupun coaching clinic.
“Pemain Timnas All Star ini rata-rata pelatih SSB. Jadi mereka mengerti sekali bagaimana melatih pemain U12 dan U14. Alex Noerdin Cup hadir memberikan edukasi bagaimana bermain sepak bola yang baik dan benar. Itulah kenapa ada festival dan coaching clinic pada anak usia 12 tahun dan 14 tahun, dan sore harinya ada pertandingan Timnas All Star melawan tim lokal. Jadi anak-anak ini melihat langsung cara bermain sepak bola yang benar,” jelasnya.
Beralih ke hasil pertandingan, Timnas All Star yang dihuni rata-rata mantan pemain Timnas mampu mempertahankan rekor belum terkalahkan. Tim Old Star Musi Rawas yang diperkuat Bupati Hendra Gunawan dipaksa menyerah 5 gol tanpa balas.
Cristian Carrasco mencetak quattrick di laga ini, masing-masing di menit 10, 25, 27 dan 53. Sedangkan satu gol lainnya disumbangkan Ronald Fagundez melalui eksekusi penalti di menit 29. (ije)

















