JAKARTA, fornews.co – DAMRI melakukan pemasangan perdana Ion Plasmacluster pada satu unit busnya, Jumat (18/09). Upaya menghadirkan Bus Sehat yang aman dan nyaman ini sebagai tindakan pencegahan penyebaran COVID-19 di Indonesia.
Direktur Utama DAMRI, Setia N. Milatia Moemin mengatakan, pemasangan Ion Plasmacluster di armada DAMRI ini bukan yang pertama dan terakhir. Nantinya, DAMRI akan terus menghadirkan Ion Plasmacluster pada seluruh armada di seluruh Indonesia.
“Dalam hal ini, DAMRI sudah melakukan edukasi dan sosialisasi pencegahan dan penanganan COVID-19 ke seluruh pelanggan, petugas lapangan, serta seluruh karyawan di lingkungan Kantor Pusat maupun Kantor Cabang di seluruh Indonesia,” ujar Setia.
Setia menyampaikan, selain melakukan pemasangan Ion Plasmacluster di dalam bus, DAMRI juga terus menggerakkan pola hidup bersih yang sesuai dengan protokol kesehatan untuk bus sehat, di antaranya yakni penyediaan cairan pembersih tangan (hand sanitizer), penyemprotan desinfektan di dalam armada bus, serta pembersihan area yang sering disentuh oleh pelanggan seperti handgrip (pegangan bus), gagang pintu dan kursi.
“Manajemen DAMRI berharap pelanggan bisa tetap menikmati layanan Bus Sehat DAMRI dengan aman, nyaman dan tetap mengimbau kepada pelanggan untuk menjaga kebersihan dan kesehatan agar tidak mudah terpapar virus,” katanya.
DAMRI berkomitmen tidak akan berhenti untuk membantu Pemerintah dalam penanganan pencegahan COVID-19 ini, serta terus mengembangkan dan memberikan layanan yang mengutamakan aspek keamanan, keselamatan, kesehatan dan kebersihan.
Setia menambahkan, dengan pemasangan Ion Plasmacluster maka kualitas udara segar terus menerus dipasok dengan tingkat pembaruan volume udara kabin yang tinggi, sehingga siklus udara terjamin bersih. Hal ini merupakan bagian dari kesungguhan DAMRI dalam memastikan kesehatan karyawan serta penumpang, dan aspek keselamatan dan keamanan perjalanan.
Ion Plasmacluster adalah alat untuk membersihkan udara. Pelepasan plasma digunakan untuk membuat dan melepaskan ke udara ion positif dan negatif yang sama seperti yang terjadi di alam. Hanya ketika ion-ion tersebut bersentuhan dengan permukaan spora jamur, bakteri atau virus barulah mereka berubah menjadi radikal OH dengan sifat oksidasi yang sangat kuat. Radikal OH langsung mencuri hidrogen (H) dari protein pada permukaan bakteri, menghancurkan protein. Penggabungan radikal OH dengan hidrogen (H) menghasilkan air (H2O), yang kembali ke udara. (ije)
















