PALEMBANG, fornews.co – Meski tergolong cabang olahraga baru, namun atlet Sambo dari Sumatra Selatan menunjukkan mampu bersaing dengan atlet daerah lainnya di Indonesia. Pada Kejurnas Sambo di Padepokan Judo Indonesia, Ciloto, Jawa Barat, 29-31 Januari 2018 itu, Sumsel meraih 1 medali emas dan 1 perunggu.
“Pengprov Sambo Sumsel mengirimkan dua atlet untuk berkompetisi di kejuaraan nasional Sambo yang juga Seleknas Asian Games. Alhamdulillah dari kejuaraan yang diikuti oleh 17 provinsi di Indonesia itu, kedua atlet yang dilatih Deni Saputra tersebut berhasil meraih medali yakni, medali emas oleh Sasli Rais yang turun di nomor Sambo kombat kelas 82 kilogram setelah mengalahkan atlet Jabar,” ujar Ahmad Yani selaku ofisial dari tim Sumsel saat dibincangi di KONI Sumsel, Kamis (1/2).
Sementara untuk medali perunggu, lanjut Yani, diraih Roberto Lumban Toruan di kategori Sambo sport kelas 74 kilogram. “Dengan hasil ini, artinya satu orang atlet Sumsel atas nama Sasli Rais berhak mengisi skuat timnas dan akan mengikuti seleksi akhir tingkat Asian pada kejuaraan Asian Championship yang berlangsung bulan Mei mendatang,” katanya.
Yani menerangkan, olahraga Sambo ini memang terbilang baru. Sambo adalah olahraga bela diri asal Soviet yang berasal dari akronim SAMozashchita Bez Oruzhiya atau bela diri tanpa senjata. Secara teknis, olahraga ini perpaduan berbagai bela diri, seperti judo untuk pinggang ke atas dan gulat pinggang ke bawah.
“Untuk kepengurusan di Sumsel sudah berjalan selama satu tahun yang diketuai oleh mantan Wali Kota Pagaralam Dzajuli Kuris. Ketua umum berharap untuk tahun-tahun mendatang cabor tersebut dapat menjadi andalan Sumsel dalam menambah pundi-pundi emas di event olahraga. Saat ini sudah ada sekitar 15 orang atlet binaan Sumsel yang sebagian besar atlet junior,”pungkasnya. (ije/rel)

















