PALEMBANG, fornews.co – Seperti diprediksi sebelumnya, big match Sriwijaya FC kontra Persiraja Aceh berjalan alot. Tak ada gol tercipta di babak pertama.
Sejak wasit Untung dari DKI Jakarta memulai laga, kedua tim langsung terlibat permainan cepat dan terbuka. Menit 2 Sriwijaya mendapat peluang pertama. Berawal dari sebuah tendangan bebas di sisi kiri pertahanan Persiraja, umpan Yericho Christiantoko diteruskan sundulan membelakangi gawang Yongki Aribowo. Sayang bola melambung tipis dari gawang Persiraja yang dijaga Fakhrurrazi.
Persiraja pun tak mau kalah. Melalui skema serangan balik cepat, beberapa kali pemain Laskar Rencong membahayakan gawang Sriwijaya yang kembali dijaga Galih Sudaryono. Beruntung Galih masih sigap mencegah bola menembus gawangnya.
Sriwijaya yang mengincar kemenangan terus menggempur pertahanan lawan. Menit 34, Sriwijaya kembali mendapat peluang emas. Monieaga BS yang menyisir sisi kanan pertahanan Persiraja mendekat kotak penalti. Melihat posisi kiper sedikit longgar, Monieaga melepaskan tendangan keras ke tiang dekat namun masih bisa ditepis kiper.
Setelah itu Sriwijaya mendapat dua kali sepak pojok beruntun. Dari tendangan kedua yang diambil Eka Hera, bola disambut dengan sundulan Ahmad Ihwan menyusur tanah. Namun bola yang mengarah ke sudut gawang masih mampu ditangkap dengan baik kiper Persiraja.
Peluang kembali didapatkan Sriwijaya di menit 39. Sayang serangan balik yang diakhiri umpan satu dua Eka Hera dan Monieaga belum mampu menembus gawang Persiraja karena tendangan Monieaga masih melebar.
Pertandingan yang berjalan dalam tensi tinggi menyebabkan kerap terjadi benturan. Bahkan wasit harus mengeluarkan dua kartu kuning untuk pemain Persiraja masing-masing Defri Rizki dan Muklis Nakata. Hingga turun minum, skor tetap imbang tanpa gol. (ije)

















