
PALEMBANG-Sriwijaya FC mulai kehilangan sentuhan magisnya. Jika tidak segera bangkit, tim kebangaan masyarakat Sumatera Selatan ini harus melupakan target juara Indonesia Soccer Championship (ISC) A 2016.
Dua kekalahan beruntun menjadi bukti, jika ada sesuatu yang salah dalam tim berjuluk Laskar Wong Kito ini. Karena itu, jajaran pelatih harus secepatnya mencarikan formula terbaik untuk mengembalikan motivasi bermain dan ketajaman tim.
Ya, SFC tampil anti klimaks pada pertandingan menghadapi Mitra Kukar, Minggu (09/10) dalam lanjutan Indonesia Soccer Championship (ISC) A 2016.
Sebagai tim bertabur bintang dan banyak mengoleksi gelar di kancah sepakbola tanah air, Laskar Wong Kito mulai kehilangan sentuhan magisnya usai menang besar 2-5 di kandang Madura United, beberapa waktu lalu.
Lamanya waktu jeda kompetisi mencapai tiga pekan, selama penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX Jawa Barat, di prediksi menjadi salah satu penyebabnya.
Alhasil, Supardi Nasir dkk tidak bisa berkutik saat dipermalukan Bhayangkara FC 0-4 pada laga perdana usai libur kompetisi. Padahal laga di gelar di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, yang merupakan markas Laskar Wong Kito.
Tren buruk SFC kembali berlanjut saat bertandang ke markas Mitra Kukar. Alih-alih ingin mengembalikan kepercayaan diri dan mencuri poin, tim peraih juara Indonesia Super League (ISL) edisi 2012-2013 ini kembali terkapar lewat gol tunggal Marlon da Silva.
Meski begitu, Pelatih SFC Widodo Cahyono Putro tetap percaya, anak asuhnya bisa bangkit dari keterpurukan dan kembali menampilkan permainan terbaik.
“Kita sudah berusaha semaksimal mungkin untuk mengembalikan kepercayaan diri pemain, tapi hasilnya belum sesuai harapan. Tapi kita tidak boleh menyerah dan akan terus berupaya meningkatkan motivasi pemain,”ungkapnya.
Sementara itu, usai memperkuat tim nasional Indonesia pada laga ujicoba menghadapi Vietnam, pemain bertahan SFC, Fachruddin Aryanto makin percaya diri menyongsong pertandingan selanjutnya.
Mantan punggawa Madura United ini tidak bisa membantu pertahanan SFC saat dikandaskan Mitra Kukar 0-1 di laga tandang, karena harus membela tim Garuda.
Saat ini, Fachruddin sudah kembali ke Palembang dan siap mengikuti latihan bersama anggota tim lainnya. Dia berharap, tren buruk SFC berakhir saat melawan Gresik United, Kamis (13/10) nanti di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring.
“Saya sekarang sudah kembali ke Palembang dan siap bergabung latihan ataupun diturunkan lawan Gresik United,”ungkapnya.
Selain harus memperkuat timnas Indonesia di laga ujicoba jelang Piala AFF 2016, Fachruddin memang tengah menjalani larangan bertanding lantaran terkena akumulasi kartu kuning.(har)
















