PALEMBANG, fornews.co – Wakil Wali Kota Palembang Fitrianti Agustinda meninjau bazar murah di Kelurahan Talang Aman, Kecamatan Kemuning, Kamis (22/4/2021). Finda bersyukur karena pelaksanaan bazar murah ini cukup efektif menekan harga bahan pokok yang naik di pasaran saat ini.
“Bazar murah ini untuk membantu kebutuhan masyarakat di tengah pandemi. Harga barang yang dijual juga jauh lebih murah, selisihnya bisa mencapai Rp15 ribu per paket,” ujar Finda.
Finda menerangkan, selisih harga ini didapatkannya dari informasi para pedagang yang terlibat pada bazar murah ini. Pada bazar murah yang dilakukan Pemkot Palembang rutin setiap Ramadan ini didukung sejumlah perusahaan maupun ritel, antara lain Bank Sumsel Babel, Bulog, Indomaret, Alfamart, Hypermart, UMKM, dan lainnya.
“Kami harapkan masyarakat bisa memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya,” kata Finda.
Finda menambahkan, hari ini adalah bazar murah hari ketujuh yang digelar Pemkot Palembang. Di mana nantinya seluruh kecamatan mendapat kesempatan digelar bazar murah.
“Masih ada 11 hari lagi. Kita laksanakan di seluruh kecamatan di Palembang,” ucapnya.
Meski bahan pokok yang dijual di bazar murah ini di bawah harga pasaran, namun secara kualitas harus bagus. Finda meminta masyarakat yang membeli bahan pokok di bazar murah memeriksa kualitas bahan pokok yang dibeli. Jika ditemukan barang kedaluwarsa, masyarakat jangan diam saja.
“Tolong dilaporkan. Tapi sejauh ini tidak ada temuan maupun laporan barang kedaluwarsa yang dijual di bazar murah,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kota Palembang, Hardayani mengatakan, bazar murah ini akan digelar hingga tanggal 7 Mei 2021 secara bergilir di setiap kecamatan.
“Ini baru yang ketujuh, artinya masih ada 11 kali lagi bazar murah ini,” terangnya.
Menurut Hardayani, selama bazar murah digelar, antusias masyarakat cukup tinggi dan juga berpengaruh untuk menekan harga di pasaran.
“Alhamdulilah lumayan ada pengaruhya. Seperti daging kalau di pasar Rp150 ribu per kilogram, kalau di sini daging beku dari Bulog Rp80 ribu untuk daging kerbau dan Rp87 ribu untuk daging sapi,” paparnya. (ije)

















