PALEMBANG, fornews.co – Posisi Pelabuhan Boom Baru yang berada di tengah kota mengakibatkan truk-truk angkutan bertonase besar masih akan hilir mudik di jalan-jalan dalam Kota Palembang.
Hal itu disampaikan Gubernur Sumsel Herman Deru ketika ditanya seringnya truk kontainer mengalami kecelakaan di jalan dalam Kota Palembang. Menurut Herman, selagi pelabuhan bongkar muat barang masih di Boom Baru, maka truk-truk yang akan menuju maupun keluar pelabuhan tetap akan ditemui di jalanan Kota Palembang.
“Ya mau bagaimana lagi, memang saat ini hanya ada satu pelabuhan untuk bongkar muat yakni di Boom Baru,” katanya di kantor Gubernur Sumsel, Selasa (20/08).
Menurut Herman, alur Sungai Musi untuk menuju Pelabuhan Boom Baru saat ini mengalami pendangkalan yang berimbas tidak bisa masuknya kapal-kapal besar. Akibatnya, daya angkut pun menjadi terbatas yang seharusnya hanya satu kapal, namun harus diangkut menjadi tiga hingga empat kapal.
Terbatasnya daya angkut tersebut tentunya berpengaruh dengan kendaraan pengangkut yang bertonase besar. Sehingga, mobil bertonase besar ini tidak ada hentinya melintas di jalanan Kota Palembang.
“Karena itu, rencananya akan dilakukan pemindahan pelabuhan untuk bongkar muat, sehingga kendaraan angkutan barang tidak lagi memasuki jalan perkotaan,” ujarnya.
Meski demikian, lanjut Herman, proses pemindahan ini tidak serta merta dapat dilakukan. Harus dilakukan rapat koordinasi terlebih dahulu bersama pihak Kementerian Perhubungan, Pelindo dan beberapa pihak terkait lainnya. Karena itu, dirinya telah meminta Sekda Sumsel untuk mengundang pihak terkait dalam membahas pemindahan pelabuhan bongkar muat tersebut.
“Rencananya pelabuhan baru ini akan dibangun di TAA atau tepatnya di Tanjung Carat, Sumsel,” terangnya.
Ditegaskan Herman, pembangunan pelabuhan baru di TAA ini merupakan sebuah kebutuhan. Apalagi, di TAA kedalaman air cukup baik sehingga kapal besar dapat masuk ke dalam pelabuhan.
“Kami upayakan pembangunan ini dapat cepat dilakukan sehingga pelabuhan bongkar muat di Boom Baru dapat dialihkan,” tutupnya. (alu)

















