LEBAK, fornews.co – Bendungan terbesar ketiga setelah Jatiluhur dan Jatigede, yang berlokasi di Lebak, Banten, dalam pembangunan. Bendungan atau Waduk Karian, ini sudah dirancang sejak tahu 80-an dan ditarget selesai pada 2020.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) di tengah meninjau Waduk Karian, di Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, menjelaskan bahwa sebenarnya pembangunan bendungan yang termasuk ke dalam proyek strategis nasional itu sudah direncanakan sejak tahun 80-an. Baru pada tiga tahun terakhir rencana tersebut dieksekusi.
“Waduk Karian ini sudah direncanakan sejak tahun 80-an. Kemudian tiga tahun yang lalu kita eksekusi untuk dikerjakan. Waduk ini adalah waduk terbesar ketiga setelah Jatiluhur dan Jatigede,” ujar Jokowi.
Mengutip ata teknis proyek, bendungan Karian yang dibangun menggunakan dana APBN ini memiliki kapasitas sebesar 314,7 juta meter kubik. Bendungan ini kelak diharapkan dapat mengairi lahan seluas 22.000 hektare, menyediakan pasokan air baku untuk beberapa wilayah sekitar sebesar 9,1 meter kubik per detik, pengendalian banjir dengan kapasitas tampung sebesar 60,8 juta meter kubik, dan menghasilkan tenaga listrik sebesar 1,8 MW.
“Ini dibendung dari Sungai Ciujung dan Sungai Ciherang. Kita harapkan dengan waduk ini bisa mengairi lahan kurang lebih 22.000 hektare di Provinsi Banten, dan yang kedua bisa menjadi air baku bagi Provinsi Banten dan Jakarta. Yang ketiga juga ada pembangkit listrik tenaga air di sini nantinya,” terangnya.
Lanjutnya, setelah meninjau langsung lokasi pembangunan waduk Karian dinilai sesuai harapan, Presiden optimis pembangunan dapat diselesaikan pada tahun 2019 mendatang.
“Ini direncanakan selesai 2020. Tapi setelah melihat di lapangan dan pekerjaan bisa dipercepat, nanti pertengahan 2019 insyaallah bisa selesai,” ucapnya.
Untuk diketahui, di Banten, sendiri pemerintah sedang membangun dua bendungan. Selain bendungan Karian, turut dibangun pula bendungan Sindang Heula di Kota Serang, yang juga masuk dalam proyek strategis nasional.
“Kalau berbicara waduk, secara keseluruhan sampai saat ini telah dibangun 33 waduk dari 49 waduk yang direncanakan. Tahun depan akan tambah 11 waduk lagi yang dibangun, tahun depan dibangun sisanya,” bebernya.
Turut mendampingi Presiden, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dan Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki. (ibr)

















