PALEMBANG, fornews.co – Provinsi Sumatra Selatan berhasil menekan kasus Covid-19. Capaian ini harus dipertahankan bahkan ditingkatkan.
“Kita mengapresiasi upaya yang dilakukan Satgas di Sumsel ini. Kita melakukan pengawasan karena sebelumnya Sumsel ini mengalami kecenderungan kenaikan penyebaran. Tapi berkat kerja keras bersama, kita mampu menurunkan angka tersebut,” ujar Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi bersama Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Doni Monardo saat meninjau langsung pelayanan pemeriksaan antigen gratis kepada penumpang dan pengemudi angkutan di terminal Alang Alang Lebar, Palembang, Sabtu (22/5/2021).
Menurut Menhub, kerja kolaborasi yang dilakukan berbagai pihak di Sumsel menuai hasil positif. Di mana angka penyebaran Covid-19 yang sebelumnya cukup mengkhawatirkan kini dapat ditekan. Termasuk juga angka Bed Occupancy Ratio (BOR) yang kurang lebih tiga pekan lalu di atas 60 persen, mampu ditekan hingga 42 persen.
Menhub mengatakan, penurunan angka penyebaran Covid-19 dan BOR tersebut membuktikan Satgas di Sumsel bekerja serius dan fokus dalam menekan laju Covid-19. Menhub pun mengajak agar upaya pencegahan penyebaran Covid-19 tersebut terus dilakukan dan diperketat.
“Apalagi setelah libur hari raya ini. Karena berdasarkan pengalaman sebelumnya, setelah libur panjang biasanya ada kenaikan kasus. Untuk itu, kita harus tetap bekerja sama dan tetap tegas,” katanya.
Upaya pencegahan penyebaran, kata Menhub, termasuk di antaranya memasifkan random testing Covid-19 baik kepada penumpang maupun pengemudi angkutan.
“Random testing Covid-19 ini harus dilakukan dengan baik sebagai upaya pencegahan. Langkah ini akan membuat penumpang dan pengemudi angkutan ini tahu jika kondisi tidak sehat, mereka belum bisa melakukan perjalanan. Ini sebagai edukasi agar masyarakat disiplin. Mudah-mudahan Sumsel dapat menjadi kontributor untuk pencegahan penyebaran Covid-19 secara nasional,” tuturnya.
Ketua Satgas Penanganan Covid-19, Doni Monardo mengatakan, kolaborasi semua pihak yang tergabung dalam Satgas Penanganan Covid-19 di Sumsel sangat baik.
“Sekitar tiga minggu lalu, kami khawatir tingginya angka peningkatan Covid-19 di Sumsel. Lalu ditemukan juga varian baru Covid-19. Tapi setelah adanya langkah yang dilakukan Satgas, kita lihat angka BOR di Sumsel turun signifikan dan saat ini 42 persen. Ini hasil yang sangat baik,” kata Doni.
Kepala BNPB ini juga menyampaikan, kendati upaya tersebut telah menunjukkan hasil yang patut diapresiasi, namun dia menekankan agar Satgas tidak terlena. Sebab, saat ini masyarakat masih masih ramai melakukan arus balik pasca lebaran.
“Instruksi Presiden situasi ini tolong dijaga terus, tidak boleh kendur dan jangan sampai lengah. Kerja sama juga terus erat. Biasanya ada kenaikan setelah libur panjang ini,” tuturnya.
Doni menegaskan, Satgas Penanganan Covid-19 di tingkat nasional akan terus memantau perkembangan Covid-19 pasca libur panjang ini.
“Jika mengalami kenaikan tentu kita harus waspada. Siapkan tempat isolasi, rumah sakit dan perlengkapan lainnya. Namun jika sampai petengahan bulan Juni nanti tetap stabil, kita bisa tenang,” ucapnya.
Doni menargetkan, daerah dapat serendah mungkin menekan angka penyebaran Covid-19 pasca libur panjang ini.
“Berkaca dari tahun lalu, pasca lebaran penyebaran Covid-19 naik sampai 119 persen. Untuk tahun ini kita harapkan serendah mungkin dapat ditekan. Upaya ini dilakukan agar tidak terjadi teori pingpong. Saat ini pulau Sumatra dan lainnya merupakan zona merah dan oranye, jangan sampai pulau Jawa yang sudah rendah ini kembali tinggi penyebarannya karena arus balik. Ini harus kita jaga bersama,” tegas Doni.
Sementara itu, Gubernur Sumsel Herman Deru mengatakan, Satgas Penanganan Covid-19 Sumsel terus bertekad untuk menekan angka penyebaran Covid-19 ini.
“Kita telah bertekad untuk menekan angka Covid-19 di Sumsel ini. Kita juga berterima kasih pada pak Menhub dan Kepala BNPB dan sebelumnya pak Mendagri yang memberikan perhatian. Kunjungan para Menteri ini bukan hanya sekedar meninjau tapi juga memberikan bantuan untuk pencegahan Covid-19 ini,” kata Deru.
Deru mengakui, dirinya sempat khawatir dengan tren peningkatan Covid-19 di Sumsel. Namun berkat kerja sama yang baik, Sumsel mampu menurunkan angka penyebaran Covid-19.
“Upaya ini juga didukung oleh masyarakat yang sadar akan protokol kesehatan. Mudah-mudahan dengan sinergitas dan kolaborasi ini, masyarakat semakin disiplin prokes,” tukasnya. (ije)

















