PALEMBANG, fornews.co – Sukses mengimbangi permainan Sriwijaya FC di 45 menit pertama, namun pertahanan PSIS Semarang kacau balau di babak kedua. Alhasil, 4 gol berhasil disarangkan Hamka Hamzah dkk ke gawang PSIS.
“Kami bermain bagus di babak pertama, pertahanan disiplin dan atraktif. Bahkan counter attack di babak pertama berjalan sesuai strategi dan ada tiga peluang tapi gagal cetak gol,” ujar Pelatih PSIS Semarang Vincenzo Alberto Annese membuka komentar pada post match conference di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Selasa (22/05) malam.
Namun Annese cukup kebingungan karena permainan apik PSIS di babak pertama itu hilang entah kemana ketika pertandingan masuk paruh kedua. Bahkan gol pertama SFC disebut Annese berawal dari kesalahan pemainnya mengantisipasi counter attack SFC.
“Gol pertama sangat mudah bagi SFC. Mulai dari gol itu psikologis pemain saya down. Bahkan gol-gol selanjutnya datang begitu mudah dan seakan tak ada reaksi dari pemain saya untuk menghentikannya. Saya rasa ke depan perlu pembenahan di sentral pertahanan,” tutur pelatih asal Italia ini.
Bukan hanya menyoroti lini pertahanan timnya, Annese juga menilai lini depannya tidak bermain efektif di laga tadi. Sebab meski minim, PSIS juga memiliki peluang yang mengancam gawang Teja Paku Alam.
“Kami juga punya peluang mencetak gol tapi tidak punya pemain yang bisa menjadi pembeda. Kami juga hanya bermain bola panjang dan crossing tapi SFC punya pemain tinggi untuk menghalau,” tukas Annese.
Senada disampaikan Kapten PSIS Semarang, Haudi Abdullah. Menurutnya, sepanjang babak pertama tim bermain bagus sesuai instruksi pelatih. Namun kecolongan gol di menit-menit awal babak kedua, mempengaruhi mental pemain.
“(mental bertanding) ini sering menjadi masalah kita. Sebenarnya dari 10 pertandingan, adaptasi dengan pelatih bagus, semua bagus, hanya saja memang tidak mudah bagi tim yang baru promosi untuk bersaing di Liga 1. Tapi saya ucapkan terima kasih buat pendukung kami yang jauh-jauh datang untuk memberi dukungan langsung. Saya dan pemain lainnya berharap terus dukungan suporter, ini suatu proses, Liga 1 tidak mudah, tapi kami yakin bisa lebih baik,” ucap Haudi. (ije)

















