KAYUAGUNG, fornews.co – Mengantisipasi penyimpangan Dana Desa (DD), Kejaksan Negeri (Kejari) Ogan Komering Ilir (OKI), akan membuka ruang konsultasi desa yang juga merupakan salah satu bagian dari program TP4D.
“Jadi kalau mau konsultasi silahkan datang, nanti akan kita buka,” ujar Kepala Kejari OKI, Ari Bintang Prakoso Sejati, Jumat (23/11).
Ia menegaskan, pihaknya terus melakukan sosialisasi-sosialisasi atau penerangan hukum di desa-desa sehingga para perangkat desa juga memiliki pengetahuan tentang hukum.
“Harapannya ini dapat menekan kriminalitas dalam bentuk apapun, mulai dari kejahatan biasa, kepemilikan senjata api hingga penggunaan anggaran,” tegasnya.

Sementara, langkah Pemerintah Kecamatan Pedamaran Timur, OKI, dalam menekan terjadinya penyalahgunaan DD pihaknya memberikan pelatihan kepada segenap perangkat desa di lingkungan kecamatan tersebut, Jumat (23/11).
Camat Pedamaran Timur, Arie Mulawarman SSTP menjelaskan, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi salah satu langkah preventif dalam mencegah penyalahgunaan anggaran dana desa.
“Melalui pembekalan ini setidaknya para aparat pemerintah di tingkat desa mendapatkan pengetahuan terlebih mengenai mekanisme dalam pengelolaan dana desa dalam segi apapun,” kata Ari saat dihubungi.
Menurutnya, sebagai salah satu tim monitoring dalam pelaksanaan DD, pemerintah kecamatan juga harus memberikan pemahaman kepada aparat desa terkait penggunaan DD ini.
Pada pelatihan ini, para aparat desa mendapatkan pelatihan bagaimana menyusun APBDes, RPJMDes hingga pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) serta berbagai materi pelatihan lainnya.
Selain pelatihan, tim monitoring yang termasuk di dalamnya pihak DPMD Kabupaten OKI, dan unsur Tripika juga melakukan verifikasi ke sejumlah lokasi pembangunan yang bersumber dari DD.
“Diharapkan output dari berbagai kegiatan ini adalah teciptanya aparat pemerintah desa yang paham akan tupoksi masing-masing terutama yang terkait dengan pengelolaan dana desa serta di harapkan dapat diimplementasi secara baik dilapangan,” tegasnya.
Dirinya juga mengharapkan agar masyarakat juga dapat turut berpartisipasi dalam mengawasi pembangunan di desa. (rif)

















