PALEMBANG, fornews.co – Meski telah dipastikan degradasi dari Liga 2, namun Blitar Bandung United tetap memberikan perlawanan maksimal kepada Sriwijaya FC saat keduanya saling berhadapan di Stadion Gelora Sriwijaya, Palembang, Senin (07/10) sore.
Meski tertinggal 2 gol terlebih dahulu melalui Ahmad Ihwan dan Yohanis Nabar, namun BBU mampu mencuri 1 gol melalui Mochamad Wildan Ramdhani Nugraha. Bahkan selepas gol tersebut, Ponda Dwi Saputra dkk beberapa kali membahayakan gawang Sriwijaya yang dijaga Galih Sudaryono.
“Pertandingan berlangsung menarik, kedua tim bermain terbuka. Anak-anak juga main lepas dan tidak mau kalah dari Sriwijaya yang hampir mayoritas pemainnya dari Liga 1 semua. Secara hasil memang tidak puas, tapi secara permainan saya puas karena anak-anak ada progres,” ujar Pelatih Blitar Bandung United Budiman Yunus pada pre-match press conference di Stadion Gelora Sriwijaya, Palembang, Senin (07/10) petang.
Diakui Budiman, pemainnya yang didominasi usia muda sedikit nervous ketika berhadapan pemain senior kaya pengalaman. Seperti gol cepat di awal babak II yang begitu mudah dicetak Sriwijaya.
“Saat kita bertahan kebobolan dua kali. Lalu kita lakukan pergantian dan main lebih terbuka justru bisa dapat gol. Secara umum anak-anak main bagus tadi,” tuturnya.
Sementara itu, Kapten Blitar Bandung United Ponda Dwi Saputra menambahkan, di pertandingan tadi pemain sudah bekerja keras dan menjalankan semua instruksi pelatih.
“Secara permainan sudah bagus hanya hasilnya yang kurang memuaskan, kurang beruntung,” tutur bek BBU ini. (ije)

















