PALEMBANG, fornews.co – Pekan 11 Liga 1 2018, Sriwijaya FC menyambangi Perseru Serui di tempat netral Stadion Gajayana, Malang, Minggu (27/05) malam. Menghadapi pertahanan rapat tuan rumah, Laskar Wong Kito butuh kesabaran dan fokus sepanjang pertandingan untuk meraih hasil positif.
Pelatih Sriwijaya FC Rahmad Darmawan mengakui lawan kali ini memiliki karakter permainan yang unik. Dari catatan pertandingan hingga pekan 10, Perseru mencatatkan hasil pertandingan yang berbeda dengan tim lain.
“Jika mereka kalah, tidak pernah lebih dari satu gol, kalaupun menang tidak lebih dari satu gol. Mereka banyak main 0-0, 1-1, menang 1-0 atau kalah 0-1. Itu berlaku main dimana saja baik home atau away,” ujar RD, Jumat (25/05).
Menurut RD, Perseru pernah menahan imbang Bali United 1-1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta. Lalu mereka menang di kandang PS TIRA 1-0, dan pernah juga kalah 0-1 dari Barito Putera.
“Artinya organisasi pertahanan tim (Perseru) sangat bagus dan itu harus kita waspadai. Tidak mudah membongkar pertahanannya, butuh fokus dan kesabaran,” kata pelatih 51 tahun ini.
RD mengatakan, pola permainan Perseru hampir mirip dengan yang diterapkan PSIS Semarang. Di laga pekan 10 lalu, SFC sempat mengalami kesulitan menembus Laskar Mahesa Jenar di babak pertama. Hal itu disebabkan PSIS menerapkan compact defense. Namun perubahan strategi yang diterapkan RD di babak kedua berhasil membuahkan 4 gol.
“Disitulah butuh kesabaran dan kepintaran untuk membongkar pertahanan model seperti itu. Secara umum kita sudah siap. Apalagi di laga menghadapi Perseru di Malang pemain tidak ada yang absen,” tutur pensiunan perwira menengah TNI AL ini. (ije)

















