KAYUAGUNG, fornews.co – 298 calon kepala desa (Cakades) di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) yang akan mengikuti kontestasi pemilihan kepala desa (Pilkades) OKI 2019 mendeklarasikan Pilkades damai di Gedung Olahraga (GOR) Biduk Kajang Kayuagung, Jumat (08/11) pagi.
Salah satu poin yang diikrarkan oleh para calon kades tersebut adalah menyatakan siap menang dan siap kalah. “Kami siap menerima hasil pilkades dengan lapang dada. Kami juga calon kepala desa siap menjaga kondusifitas,” ujar para kades dalam acara tersebut di hadapan Bupati dan Wakil Bupati OKI serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) OKI.
Menanggapi ikrar yang diucapkan para calon kades tersebut, Bupati OKI, H Iskandar SE mengharapkan agar apa yang diucapkan tersebut benar-benar dipegang. Dengan begitu konflik-konflik atau hal yang tidak diinginkan bisa diminimalisir atau bahkan bisa dicegah.
“Menang dan kalah itu tergantung ikhtiar dan takdir, namun yang terpenting adalah kita mengikuti setiap tahapan dan proses Pilkades serentak ini dengan baik agar terpilih pemimpin terbaik untuk desa,” kata Iskandar.
Ditambahkannya, pemerintah didukung oleh TNI/Polri akan memastikan pelaksanaan pilkades serentak di 102 desa di OKI akan berjalan tertib dan aman. “Kita sama-sama pastikan Pilkades serentak tahun ini berjalan dengan baik. Panitia harus menjaga asas jujur dan adil juga kepada camat dan OPD untuk melakukan pendampingan,” tambah Iskandar.
Kapolres OKI melalui Wakapolres, Kompol Janton Silaban SH SIk menambahkan, jajaran Polres OKI akan menurunkan personel gabungan untuk mengamankan jalannya pilkades tersebut. “Saya imbau untuk menjaga situasi kondusif. Jangan terpancing dengan hal-hal provokatif,” ujar Janton.
Sementara itu, Kepala Dinas PMD Kabupaten OKI, Nursula SSos menuturkan, tak Pilkades serentak di Kabupaten OKI sudah dimulai sejak beberapa hari lalu, dengan masa kampanye mulai pada tanggal 11 sampai dengan 13 November. “Silahkan manfaatkan masa kampanye dengan baik, hingga waktu masa tenang dan pemilihan kami akan melakukan pengawasan dan pendampingan,” tandasnya. (rif)

















