JAKARTA, fornews.co – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, Airlangga Hartarto mengharapkan langkah-langkah pemulihan ekonomi di daerah termasuk Kabupaten Musi Banyuasin bisa berkontribusi terhadap pemulihan ekonomi nasional.
Hal itu disampaikan Airlangga saat berbincang dengan Bupati Muba Dodi Reza Alex disela-sela Pertemuan Perwakilan Ketua Kadin se-Indonesia yang membahas berbagai macam upaya pemulihan perekonomian di tengah pandemi Covid-19 di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, Kamis (1/4/2021).
“Kami berharap dengan adanya program tersebut, Sumatra Selatan dapat memberikan kontribusi yang positif dalam membangun perekonomiannya,” ujar Airlangga.
Airlangga mengatakan, skema memaksimalkan pemulihan perekonomian yang digagas Bupati Muba Dodi Reza Alex sangat tepat dan menyasar semua sektor.
“Khususnya sektor pertanian dengan inisiasi replanting atau peremajaan kelapa sawit yang pertama di Indonesia serta terobosan inovasi pembangunan infrastruktur aspal karet dan pengolahan kelapa sawit menjadi bensin atau bahan bakar nabati,” katanya.
Bupati Muba Dodi Reza Alex menyampaikan, banyak program yang telah disiapkan dan telah direalisasikan untuk terus berupaya mendorong percepatan pemulihan ekonomi nasional. Untuk itu Kadin Sumsel semaksimal mungkin tetap optimal memberikan kontribusi positif kepada warga dan masyarakat.
“Pastinya kami akan terus menggenjot percepatan pemulihan ekonomi ini. Dalam pemulihan ekonomi di tengah pandemi ini, vaksinasi menjadi salah satu program yang kita siapkan,” terangnya.
Kemudian, lanjut Dodi, upaya lainnya yakni memaksimalkan konektivitas pembangunan infrastruktur, seperti jalan tol hingga pelabuhan di wilayahnya. Kemudian, pihaknya akan mendorong pemerintah dalam hal hilirisasi komoditas perkebunan kelapa sawit dan karet.
“Karena hilirisasi itu terbukti berhasil mendorong perekonomian daerah. Selain itu, kita akan menjembatani asosiasi pengusaha, dalam hal ini berbagai organisasi juga telah menyatu di dalam Kadin Sumsel ini,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Dodi melaporkan, dalam waktu dekat hasil replanting kelapa sawit pertama di Indonesia yang dilakukan langsung oleh Presiden RI Joko Widodo pada 2017 lalu akan dilaksanakan panen perdana. Panen perdana hasil Peremajaan Sawit Rakyat merupakan yang pertama di Indonesia tahun 2021, sekaligus meresmikan proses hilirisasi kelapa sawit yang dihasilkan dari Peremajaan Sawit Rakyat dengan mengolah IVO (industrial vegetable oil) sebagai bahan bakar energi nabati (biohidrocarbon) menjadi bensin sawit di Kabupaten Musi Banyuasin yang juga merupakan lokasi pilot project Program Strategis Nasional terkait Kebijakan Energi Baru Terbarukan yang dijadwalkan akan dihadiri Menko Perekonomian yang mendampingi Presiden RI Joko Widodo.
“Saat ini capaian PSR di Kabupaten Musi Banyuasin merupakan salah satu yang terluas dan terbaik di Indonesia dengan luas 14.919 hektare, dari luasan tersebut seluas 4.446 hektare di antaranya sudah berproduksi atau menghasilkan,” ujar Dodi. (ije)
















