SEKAYU, fornews.co – Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex melibatkan semua unsur masyarakat untuk all out meminimalisir penularan wabah COVID-19.
Dodi mengajak kepada Ormas, LSM, PMI, PWI, IKM, FBBI, Dewan Pengurus Pusat Persatuan Ormas Muba (POM) COVID-19, tokoh agama, tokoh masyarakat/ pemuda Kabupaten Muba untuk terlibat dalam melawan COVID-19.
Menurut Dodi, dalam menghadapi COVID-19 sudah menjadi kewajiban dan peran bersama untuk mengedukasi masyarakat agar selalu berperilaku hidup bersih, sehat dan mentaati protokol kesehatan agar wabah COVID-19 tidak terus meluas.
“Dalam hal memerangi COVID-19 ini bukan hanya tugas Pemerintah dan Gugus Tugas saja. Semua elemen punya tanggung jawab yang sama. Kita terlibat bersama. Oleh sebab itu, saya mengajak ayo kita edukasi terus masyarakat di masa transisi dalam menghadapi tatanan kehidupan baru. Dorong masyarakat kita untuk selalu menerapkan pola hidup bersih dan sehat, pakai masker demi memutus mata rantai penularan. Jangan pernah lalai kita tentang disiplin menerapkan protokol kesehatan ini,” ujar Dodi.
Untuk itu, demi tetap menjaga kenyamanan dan keselamatan rakyat Muba, serta mendukung Pemkab Muba melawan dan menekan penyebaran COVID-19 ini, bulan lalu Persatuan Ormas Musi Banyuasin (POM) melakukan sosialisasi dan edukasi kepatuhan perusahaan taati protokol kesehatan ke PT Manggala Alam Lestari (MAL) di Kecamatan Bayung Lencir.
Tidak hanya itu, tim Ormas, LSM dan pemuda juga tidak pernah lelahnya melakukan edukasi kepada warga dan sosialisasi gerakan hidup bersih dan sehat serta melakukan penyemprotan disinfektan di wilayah Kabupaten Muba.
Ketua Ormas POM COVID-19 Kurniadi mengatakan, pihaknya akan terus mengedukasi dan mendorong masyarakat untuk selalu menerapkan pola hidup bersih demi memutus mata rantai penularan COVID-19.
“Kita dari organisasi masyarakat bagian dari Gugus Tugas sesuai dengan surat tugas yang diembankan terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat mulai dari pasar, kalangan dan semua perusahaan di Kabupaten Muba. Kegiatan kami ini bekerjasama dengan pihak terkait, di antaranya Disnakertrans, Disprindag dan DPMD. Kami akan terus bersinergi dengan Pemkab Muba dalam penanganan dan edukasi wabah COVID-19 ini, sehingga warga Muba terhindar dari penularan wabah ini,” terangnya yang didampingi Penasihat POM COVID-19 Alamsyah dan Anggota Satoto Waliun saat mengedukasi dan melakukan penyemprotan disinfektan, Rabu (01/07).
Kurnaidi menjelaskan, pihaknya telah membagi tim menjadi 4 tim yang bergerak di 15 kecamatan. “Dari 15 kecamatan yang ada di Muba, sudah disosialisasikan sebanyak 12 kecamatan. Dan dalam waktu dekat ini semua desa akan rampung disosialisasikan. Kegiatan ini merupakan gerakan disiplin diri. Harapan kami Muba masuk dalam kategori kabupaten transisi Zero COVID-19. Semoga wabah Corona ini cepat berlalu dan kita masyarakat Muba kembali dapat beraktivitas normal kembali,” ujarnya.
Ketua PWI Muba Herlin Kosasi mengatakan, PWI cabang Kabupaten Muba terus melakukan sosialisasi pencegahan penularan COVID-19 sebagai wujud dukungan terhadap Pemkab Muba.
“Saya selaku ketua PWI Muba menilai kinerja Gugus Tugas menangani COVID-19 di Musi Banyuasin sudah sangat optimal dilakukan. Di saat daerah lain sudah mulai kendor, gugus tugas penanganan COVID-19 Muba tetap konsisten melaksanakan tugas. Semoga wabah Corona ini cepat berlalu, dan kita bisa kembali beraktivitas lagi seperti biasanya,” katanya.
Ketua Karang Taruna Muba Candra mengatakan, pihaknya saat ini telah menyiapkan program salah satunya roadshow kampanye sosial berperilaku hidup sehat dan bersih berdampingan dengan COVID-19.
“Saya Ketua Karang Taruna Muba sangat mendukung langkah-langkah Gugus Tugas dalam hal penanganan COVID-19. Kita harapkan untuk selalu semangat dalam hal bekerja bersama dalam hal memerangi wabah virus Corona ini, mudah-mudahan bencana ini cepat berlalu dan berakhir,” pungkasnya. (ije)

















