
PENDOPO, fornews.co-Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Ir H Heri Amalindo MM mengharapkan, agar siswa di Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) harus menjadi cerminan bagi siswa yang bersekolah di tempat lain.
“Berat bebannya menjadi siswa yang sekolah di SDIT. Mereka harus mempunyai etika dan berakhlak baik,” ujar Heri Amalindo saat meresmikan gedung dan peletakan batu pertama ruang kelas baru SDIT Insan Mulia, Kamis (26/01).
Menurut dia, dengan adanya sekolah Islam terpadu ini, maka akan mengajak masyarakat terutama generasi muda supaya meningkatkan ukhuwah Islamiah. “Kita berharap, sekolah ini akan membawa martabat generasi muda lebih baik lagi dan menjadi lebih baik dari yang sekarang ini. Kita juga mengajak sekolah-sekolah lain melakukan hal yang sama,” harapnya.
Lanjut Heri Amalindo, dirinya sangat mengapresiasi di SDIT diisi hafalan Al-Quran. Namun, dia menginginkan jangan hanya dihafalkan saja, melainkan diamalkan. “Kalau hanya dihafalkan tapi tidak diamalkan, maka apa yang kita lakukan kadang tidak sama dengan apa yang diajarkan didalam Al-Quran,” bebernya.
Mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga (BM) Sumsel, ini juga meminta bantuan ke perusahaan-perusahaan yang ada di Kabupaten PALI, untuk bergotong royong membangun pendidikan di Kabupaten PALI. “Kebetulan ada perushaan yang beroperiasi di Kabupaten PALI, makanya kita mengajak untuk membangun pendidikan di daerah ini supaya kualitas pendidikan juga meningkat,” katanya.
Sementara, Ketua Yayasan Pewaris Negeri, Ustadz Lasmiadi SSos mengatakan, cara pembangunan gedung SDIT Insan Mulia mengadopsi cara penggunaan APBD di pemerintahan. “Kita minta kepada orang tua siswa supaya membayar uang sekolah selama tiga bulan sekaligus. Rupanya mereka setuju, makanya pembangunan gedung untuk kelas yang tiga ruangan itu bisa dibangun,” ucapnya.
Lebih jauh disampaikan, ke depan pihaknya akan menjadikan SDIT Insan Mulia mandiri dalam hal finansial. “Kita bakal membangun Badan Usaha Milik Sekolah (BUMS). Seperti membuat kolam dan kebun. Apalagi lahan yang kita miliki luasnya mencapai satu hektar. Jadi nanti hasil dari lahan itun akan kita jual sehingga sekolah kita bisa mandiri dalam finansial,” tandasnya. (son)

















