PALEMBANG, fornews.co – Kabar tak mengenakkan menghampiri Sriwijaya FC jelang laga menentukan kontra Mitra Kukar, Rabu (13/11) sore. Bus yang harusnya membawa tim ke Stadion Gelora Delta Sidoarjo dari hotel tiba-tiba mogok.
Meski sudah diupayakan mendorong ramai-ramai, namun mesin bus tak kunjung hidup. Karena waktu pertandingan sudah semakin mepet, maka diputuskan tim Sriwijaya berjalan kaki menuju stadion. Untungnya jarak antara Stadion Gelora Delta Sidoarjo dengan The Sun Hotel tempat tim menginap tidak terlalu jauh. Jarak sekitar 600 meter ditempuh dengan 10 menit berjalan kaki.
Kondisi ini jelas merugikan Sriwijaya. Sebab para pemain yang butuh kenyamanan sebelum menghadapi laga penting justru dihadapkan dengan persoalan kecil yang bisa berdampak besar.
“Kita akan ajukan komplain ke panitia. Mestinya (disediakan) bus yang layaklah. Masak ini bus mogok (yang ada). Untung saja jarak stadion dengan hotel tidak terlalu jauh jadi kita putuskan jalan kaki,” ujar Manajer Sriwijaya FC Hendri Zainuddin setibanya tim di Stadion Gelora Delta Sidoarjo.

Menurut HZ, pemain Sriwijaya yang mau ikut mendorong bus beramai-ramai karena ingin sarana transportasi yang akan mengangkut mereka ke stadion bisa digunakan. Namun pada akhirnya semua menyerah dan memutuskan untuk jalan kaki menuju stadion.
“Tadinya dikira accu yang aus, sehingga diharapkan bisa diatasi dengan mendorong. Tapi tampaknya masalah bukan di accu tapi anginan di tangki BBM-nya. Kalau begitu agak sulit memperbaikinya dan butuh waktu tidak sebentar. Makanya anak-anak pilih jalan kaki saja,” tutur HZ.
HZ berharap kejadian ini tidak terulang lagi kedepannya. Sebab pemain, pelatih dan ofisial butuh konsentrasi dan fokus jelang pertandingan. (ije)

















