
BATURAJA-Menanggapi adanya dugaan money politic pada Pilkades di Desa Suang Naga, Camat Peninjauan Feri Iswan menyatakan, kalau pihaknya mengacu pada Perda Nomor 10 Tahun 2015.
“Mengenai hal ini, kita serahkan saja sesuai aturan yang berlaku. Berdasarkan Pasal 71 Perda Nomor 10 Tahun 2015 tentang Pilkades, pelanggaran yang terjadi di Pilkades diselesaikan melalui Pengadilan. Termasuk politik uang. Setelah ada keputusan tetap dari pengadilan, panitia kabupaten akan melakukan tindakan,” ungkap Feri saat meninjau pelaksanaan pencoblosan Pilkades didampingi Kapolsek Peninjauan Rachmat Adji dan Danramil Kapten Inf Sapri, di TPS di Desa Saung Naga, Senin (10/10).
Feri menjelaskan, kalau nanti kasus ini sampai ke meja hijau dan mendapat putusan tetap dari hakim salah satu Cakades dinyatakan bersalah karena melakukan politian uang, dan terpilih maka secara omomatis dapat dibatalkan. “Dalam ketentuan ini, tidak ada pemilihan ulang melainkan peraih suara terbesar nomor dua yang berhak menduduki posisi Kades,” terangnya, sembari mengatakan Pilkades serentak ini diikuti empat desa yakni Desa Saung Naga, Belimbing, Kedongdong, Panji Jaya.
Dia juga mengatakan, meski sempat nyaris terjadi rusuh antar pendukung, namun dirinya memastikan kondisi di daerah tersebut (Saung Naga) tetap kondusif. “Adapun kejadian semalam, itu sebenarnya bukan termasuk OTT, karena tidak ada BB. Hasil cerita masyarakat, kemudian ditindak lanjuti. Karena yang bersangkutan (pelaku money politic) sudah dipanggil dan mengakui. Semua itu sudah dibuatkan berita acara oleh panitia desa dan sudah disampaikan ke panitia kabupaten di BPMPD. Kita tunggu saja seperti apa proses hukumnya,” imbaunya sembari mengharapkan supaya warga tidak terprovokasi.
Sementara, Kapolses Peninjauan AKP Rachmat Adji menambahkan, untuk pengamanan sendiri di Pilkades serentak ini, pihaknya menempatkan satu personel polisi di masing-masing TPS. Pengamanan sendiri dibackup dari TNI dan Linmas. “Sejauh ini hasil pantauan kami, semua berjalan sesuai harapan. Semoga kondisi ini tetap demikian hingga diumumkan kades terpilih,” ujarnya.
Untuk pengamanan sendiri, pihaknya tetap siagakan di TPS hingga didapatkan hasil pemenang. Selanjutnya, pengaman dilakukan dengan sistem oncall. “Mengenai patroli, jelas hal ini terus kita lakukan guna menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat,” tandasnya.
Keluarga Cakades Rapatkan Barisan
Di hari pencoblosan Pilkades Senin (10/10), keluarga Cakades Saung Naga Kecamatan Peninjauan, OKU, nomor 3 Rudi Hartono merapatkan barisan di kediamannya.
“Kami sudah berpesan dan meminta kepada keluarga dan pendukung, untuk tetap menjaga stabilitas di desa. Jangan sampai terjadi riak-riak yang tidak diinginkan,” ujarnya saat ditemui di kediamannya pagi tadi.
Menurut dia, dalam Pilkades ini, terdapat oknum melakukan politik uang untuk memenangkan calon pilihannya. Beruntung ketahuan sehingga segera diproses oleh pihak Panitian. “Kami berharap, masalah ini diproses sesuai dengan aturan yang berlaku. Sudah saatnya masyarakat diberi pengetahuan agar dalam memilih pemimpin benar-benar yang dapat membawa perubahan sehingga desa ini menjadi maju dan mandiri,” jelas Ketua Karang Taruna Kecamatan Peninjauan tersebut.
Berdasarkan informasi, dalam Pilkades serentak ini, Bupati OKU, H Kuryana Azis dan Wabup OKU Johan Anuar, langsung memantau beberapa desa di dalam kota Kecamatan Baturaja Timur. Hingga saat ini, kondisi keamanan tertap terkendali. (ibr)

















