
PALEMBANG, fonrews.co- Gubernur Sumsel H Alex Noerdin menegaskan, tekad seluruh pihak agar pada tahun 2016 lalu tidak terjadi lagi peristiwa kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), berhasil dengan signifikan.
“Tahun 2016 Karhutla sudah turun sangat signifikan. 2015 kita luar biasa menderita akibat karhutla. Karhutla menimbulkan nama yang tidak baik bagi kita di intetnasional. Demikian juga 2017, ini kita harapkan tidak terjadi lagi karhutla. Mari secara bersama kita cegah terjadinya karhutlah,” ujarnya, pada rapat koordinasi bersama Kapolda Sumsel Irjen Pol Agung Budi Maryoto M Si, Ketua DPRD H M Giri Ramanda N Kiemas serta FKPD se-Sumsel, Selasa (24/01).
Alex mengungkapkan, tahun 2017 ini Sumsel akan menghadapi kemarau yang panjang, dan mungkin bisa menyebabkan terjadinya karhutla. Saat ini, ada 29 perusahaan perkebunan yang memiliki sarana prasarana sudah memenuhi kriteria baik dalam pencegahan karhutla. “Tetapi masih ada 11 perusahaan dalam kriteria kurang baik, dan 4 sangat kurang mempersiapkan sarana prasarana dalam mencegah karhutla,” ungkapnya.
Sementara, Kapolda Sumsel Irjen Pol Agung Budi Maryoto M.Si menuturkan, Karhutla bisa dipastikan dapat menggangu jalannya Asian Games. Bisa – bisa Asian Games di batalkan jika sampai adanya asap karena terjadinya karhutla. “Pencegahan itu lebih baik dari pada sudah terjadi. 2017 akan terjadi musim kemarau berkepanjangan, maka Sumsel harus selalu dijaga,” tuturnya.
“Saya harapkan, kapolres hendaknya mendatangi perushaan untuk mengecek kelengkapan sarana dan prasana pencegahan karhutla. Kita harus bersatu padu untuk mencegah terjadinya karhutla,” tegas Kapolda. (tul)

















