JAKARTA, fornews.co-Sinar Mas Agrirbusiness and Food dan Badan Restorasi Gambut (BRG) berkolaborasi meningkatkan kapasitas masyarakat dan tokoh masyarakat terhadap pencegahan kebakaran yang rentan terjadi di lahan gambut.
Kolaborasi dalam bentuk mendukung masyarakat dan pemuka agama dalam mendidik komunitasnya sendiri tersebut, dikemas dalam Program Desa Peduli Gambut (DPG).
Deputi Bidang Edukasi, Sosialisasi, Partisipasi dan Kemitraan BRG, Dr Myrna A Safitri mengatakan, acara Lokalatih Dai Masjid Peduli Gambut baru-baru ini diselenggarakan serentak di Riau, Jambi dan Kalimantan Barat secara online melalui skype, dan melibatkan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, serta tokoh lingkungan hidup dan perubahan iklim dari Universitas Nasional.
“Dari program DPG ini, kami berupaya agar kebakaran tidak lagi terjadi lahan gambut. Program ini berhasil kami implementasikan di area lain di Indonesia. Kerjasama dengan Sinar Mas Agribusiness and Food ini akan membantu percepatan program DPG sehingga kami dapat menjangkau masyarakat lebih luas dan mendapatkan dampak positif yang lebih besar, ”kata dia, Senin (21/9).
Myrna mengungkapkan, para Dai memberikan pengaruh besar bagi kehidupan masyarakat, dan memainkan peran penting dalam mengkomunikasikan betapa pentingnya pengelolaan lahan gambut yang bertanggung jawab.
“Pelatihan ini untuk meningkatkan kapasitas para Dai peduli gambut, terkait restorasi gambut dan pembangunan masjid ramah lingkungan (ecomasjid),” ungkap dia.
Program DPG – BRG ini, jelas dia, merupakan kerangka harmonisasi untuk berbagai program pembangunan yang ada di pedesaan lahan gambut, khususnya di dalam dan sekitar kawasan restorasi gambut. Pendekatan yang digunakan adalah untuk menjalin kerjasama antar desa yang ada dalam satu lanskap gambut secara keseluruhan.
“Kerja sama ini akan berlangsung hingga akhir tahun 2020 dengan berbagai kegiatan di Riau, Jambi, dan Kalimantan Barat, di wilayah yang memiliki lahan gambut cukup luas,” jelas dia.
Selain meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat desa dalam menghadapi kebakaran gambut, dan meningkatkan pengetahuan masyarakat setempat tentang pengelolaan lahan gambut, kolaborasi ini akan membantu meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat tersebut, melalui penerapan program Sinar Mas Agribusiness and Food yakni Desa Makmur Peduli Api (DMPA).
Sementara, Managing Director, Sustainability, Sinar Mas Agribusiness and Food, Agus Purnomo menyampaikan, pihaknya menyambut baik kerjasama dengan Badan Restorasi Gambut.
Pihaknya menyadari bahwa upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan gambut memerlukan kerja sama multisektoral untuk mempercepat upaya tersebut.
“Pengalaman kami dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan melalui program Desa Makmur Peduli Api, serta upaya rehabilitasi gambut kami selama beberapa tahun terakhir yang juga bekerja sama dengan BRG untuk program Desa Peduli Gambut (DPG) berjalan dengan baik,” tandas dia. (aha)
















