SEKAYU, fornews.co – Pandemi COVID-19 yang diprediksi belum berakhir dalam waktu dekat, membuat Pemkab Musi Banyuasin menyiapkan berbagai langkah antisipasi. Salah satunya dengan memperpanjang operasional dapur umum yang menyediakan konsumsi untuk warga Muba yang terdampak.
“Arahan pak Bupati Dodi Reza agar keberadaan dapur umum diperpanjang hingga 90 hari ke depan untuk menyediakan makan dan minum warga terdampak COVID-19 setiap harinya,” ujar Plt Kepala Dinas Sosial Muba, Ahmad Nasuhi, Minggu (10/05).
Nasuhi menerangkan, dapur umum yang ada di kantor Dinsos Muba tersebut beroperasi secara swadaya mulai dari penyiapan bahan, memasak, hingga mengemas makanan sebelum didistribusikan.
“Untuk yang memasak dan pengemasan dilakukan bersama anggota Polwan dan ibu-ibu Bhayangkari Polres Muba,” katanya.
Menurut Nasuhi, keberadaan dapur umum tersebut akan memfasilitasi makan dan minum warga untuk dua kali dalam satu hari yakni menjelang buka puasa dan sahur.
“Pendistribusian dibagi dua kali yaitu menjelang berbuka dan sahur. Pendistribusiannya dilakukan oleh jajaran Polres Muba,” tuturnya.
Nasuhi menambahkan, setiap hari di dapur umum tersebut menyediakan 500 kotak nasi yang akan dibagikan ke warga terdampak COVID-19. “Sasarannya pekerja non formal yang terdampak. Ini untuk meringankan beban hidup mereka sehari-hari,” tukasnya.
Sebelumnya, Bupati Muba Dodi Reza Alex merasa perlu untuk memperpanjang masa operasional dapur umum. “Pandemi masih terjadi, tentu kita harus terus memfasilitasi kebutuhan hidup warga Muba yang terdampak,” ucapnya.
Dodi mengajak, agar warga Muba untuk terus menjaga kebersihan diri dan melengkapi diri dengan APD saat berada di luar ruangan. “Hindari kerumunan, tetap jaga jarak minimal 1 meter dan jika keluar rumah wajib bermasker. Nasi kotak nantinya akan dibagi satu per satu agar tidak menimbulkan kerumunan. Terus jaga kebersihan dan kesehatan agar terhindar dari penularan COVID-19,” kata Dodi. (ije)
















