PALEMBANG, fornews.co – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman menyatakan, sengaja datang ke sejumlah perguruan tinggi di Indonesia, guna memberikan pencerahan pemikiran kepada mahasiswa-mahasiswi sebagai penerima tongkat estafet meneruskan pembangunan bangsa ini kedepan.
“Apalagi berdasarkan data penggunaan internet di Indonesia, sebanyak 196,7 juta pengguna. 145,4 juta pengguna diantaranya merupakan generasi Z dan milenial,” ujar dia, saat memberi kuliah umum dihadapan para mahasiswa Fakultas Hukum (FH) Universitas Sriwijaya (Unsri), Senin (7/3/2022).
Dudung mengatakan, sekarang kebohongan dapat menjadi kebenaran dengan memainkan emosi dan perasaan, dan kelompok ini menggunakan medsos yang didanai oleh pihak pemecah belah.
Semangat para pendiri bangsa, sambung dia, dalam menyusun dasar negara tidaklah mudah. Terlebih ancaman kedepan yang dihadapi bangsa ini lebih complex.
“Persatuan dan kesatuan terus diuji termasuk ancaman internal. Karena itu karakter bangsa Indonesia dapat digunakan dalam menghadapi ancaman internal tersebut,” tegas dia.
Sementara, Wakil Gubernur (Wagub) Sumsel, Mawardi Yahya melanjutkan, mengapresiasi kuliah umum dengan menghadirkan KSAD Dudung Abdurachman sebagai pemateri.
“Hal ini sejalan dengan fungsi pendidikan nasional membentuk watak dan peradaban bangsa yang bermartabat,” kata dia.
Mawardi menambahkan, Sumsel sendiri terdiri dari 17 kabupaten/kota yang tidak pernah terjadi konflik, bahkan Sumsel dinyatakan sebagai provinsi yang zero konflik. (aha)

















